24 January 2023, 10:00 WIB

Terakhir Muncul 50 Ribu Tahun Lalu, Komet Hijau Ini Kembali Sambangi Bumi


Irana |

Sebuah komet yang tidak terlihat sejak era Neanderthal di Bumi, atau sekitar 50.000 tahun yang lalu, akan kembali dalam sepekan ini. Para astrofotografer kini sedang mengintip lesatan 'bola es' yang belum tentu terjadi sekali dalam satu generasi.

Pada awal Maret tahun lalu, para astronom menemukan Komet C/2022 E3 (ZTF) melintas antariksa dengan menggunakan kamera survei lapangan luas di Zwicky Transient Facility. Sejak itu, komet periode panjang yang baru telah menjadi sangat cerah dan sekarang menyapu konstelasi utara korona Borealis di langit dini hari.

Pengamat bintang akan dapat membedakan antara komet dan bintang di sekitarnya karena akan ada jejak debu yang mengikutinya. Lengkung hijau bercahaya, awan gas, akan menempel di sekitarnya.  Komet dikenal memiliki lintasan yang tidak dapat diprediksi, tetapi kecerahan C/2022 E3, menurut trennya saat ini, seharusnya membuatnya mudah dikenali dengan teropong atau teleskop.

Mereka yang tinggal di belahan utara dan tidak memiliki peralatan khusus tidak perlu khawatir, karena komet itu diprediksi dapat terlihat dengan mata telanjang jika langit cukup gelap (tanpa polusi cahaya) akhir bulan ini. (Daily Mail/M-2)

BERITA TERKAIT