27 September 2022, 13:10 WIB

Masuki Usia ke-77, Majulah Bangsaku!


Shofiya 'Azmi Luqman - SMA Muhammadiyah 8 Kalijambe |

Berkolaborasi dengan Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah, pada tahun ini, Media Indonesia menghelat pelatihan jurnalistik Reporter Muda selama 15-16 Agustus 2022. Pelatihan diikuti 72 siswa sekolah menengah atas dan setingkat di lingkungan Muhammadiyah. Berikut ini salah satu dari 15 karya terpuji yang ditayangkan di www.mediaindonesia.com selama 26 September hingga 30 September 2022.
 

Hai kawan-kawan, apa yang terpikir oleh kalian saat mendengar tentang perayaan untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Republik Indonesia? Apakah kalian langsung berpikir dan membayangkan kegiatan apa yang akan dilakukan, atau  lomba- lomba yang akan diadakan untuk memeriahkannya? Ya, perayaan dalam rangka menyambut HUT RI biasanya dirayakan dengan berbagai macam perlombaan yang diadakan di desa-desa atau kampung-kampung, juga di sekolah.

Perayaan di SMA Muhammadiyah 8 Kalijambe.

Senin pagi hari, 15 Agustus 2022,  siswa-siswi SMA Muhammadiyah 8 Kalijambe nampak berlalu lalang ke sana kemari dengan kesibukan masing masing.  Pagi ini sangat berbeda karena tidak ada pelajaran sama sekali. Namun, waktu yang tersedia diisi dengan kegiatan perayaan HUT ke-77 RI yang dimulai dari pagi hari sampai siang hari.

Menurut Ketua Panitia Lomba yang juga siswa kelas XI program IPA, Elsa Tri Handayani, kegiatan ini memiliki tujuan utama untuk memeriahkan HUT RI agar kita bisa mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur mendahului kita, yang telah mengorbankan jiwa raga harta benda dan waktu demi kemerdekaan yang akan membawa kemajuan bangsa ini. Untuk kegiatan tersebut, panitia membutuhkan waktu persiapan tiga hari yaitu Kamis, Jumat, dan Sabtu di pekan lalu.

Acara ini juga memiliki tujuan khusus, yaitu untuk mempererat tali persaudaraan, kekompakan siswa-siswi, dan kerja sama semua keluarga besar SMA Muhammadiyah 8 Kalijambe, serta untuk mewujudkan progam kerja IPM (Ikatan Pelajar Muhammadiyah) yang memiliki harapan agar IPM tetap maju berjaya dalam situasi apapun dengan kinerja yang bagus dan berkualitas.

Kegiatan peringatan HUT RI ini dilakukan harus sesuai dengan prosedur dan mendapat persetujuan dari Pembina IPM yaitu Bapak Sofiyan. "Saya menyetujui dan mendorong semua panitia karena acara ini merupakan bentuk perayaan untuk mengingat hari kemerdekaan serta jasa para pahlawan yang telah mengorbankan harta dan nyawa untuk kemerdekaan bangsa ini. Selain itu, generasi muda bisa mencontoh semangat para pahlawan yang senantiasa rela berkorban serta tidak mudah menyerah. Dan untuk mendapatkan hasil yang bagus, kita harus selalu berupaya bekerja keras serta tertanam jiwa nasionalisme yang tinggi di dalam diri para generasi muda," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah Drs. Agus Lukman Zaidi memberikan tanggapan bahwa kegiatan HUT RI yang sifatnya tahunan sangat baik perlu dikembangkan, dilanjutkan, dengan lebih terencana, terprogram dengan baik, dengan melibatkan semua pihak untuk bersama-sama menciptakan momentum perayaan 17 Agustus sebagai tonggak menggali potensi anak muda, mengekspresikan semangat kebangsaan, patriotisme, dan menumbuhkan semangat juang yang tangguh serta membentuk karakter yang luhur untuk menghadapi kemajuan zaman, teknologi, dan persaingan global.

Dalam perayaan tahun ini, banyak sekali kita mendapatkan pelajaran dan teladan, khususnya ketika kita mengenang pejuang kemerdekaan seperti Jenderal Sudirman yang dikenal mampu mengobarkan perang gerilya berkali-kali. Ada juga Ki Bagus Hadikusumo, singa podium yang getol memperjuangkan negara berdasarkan Islam dan memperjuangkan Pancasila dengan bunyi sila pertama, Ketuhanan yang maha Esa, dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluknya, menjadi Pancasila seperti yang sekarang ini.

Tugas kita generasi milenial saat ini adalah mengisi kemerdekaan dengan jalan antara lain belajar, berkarya menorehkan tinta untuk kemajuan negeri ini sebagaimana falsafah pena yang terkandung dalam logo IPM. Berjuang dengan pena saat ini hasilnya akan jauh lebih dahsyat dibandingkan dengan berjuang melalui fisik. Berjuang dengan fisik mungkin kita tidak akan menang, tetapi berjuang dengan pena atau melalui gawai sesuai dengan zamannya, hasilnya akan lebih optimal dan mengalahkan lawan-lawan penjajah modern.

Di SMA Muhammadiyah 8 Kalijambe, kegiatan perayaan HUT ke-77 RI berlangsung selama dua hari yaitu Senin dan Selasa. Kegiatan ini diisi dengan berbagai macam perlombaan, antara lain balap karung, sepak bola, enggrang, balap bakiak, memasak dengan bahan utama singkong, pembuatan quotes, pembacaan teks proklamasi, dan kaligrafi. Ada juga  lomba senam pinguin, 7K, dan paduan suara antarkelas.

Pada hari Senin, perlombaan ini dimulai pukul 08.00 WIB,  diawali dengan senam pinguin. Perlombaan ini dipenuhi oleh tawa dan senyum di sana sini. Perlombaan ini diadakan untuk melatih kekompakan  dan kerja sama antarkelas. Lalu dilanjutkan dengan perlombaan balap karung yang tidak kalah seru sehingga tawa siswa-siswi dan para guru terdengar riuh.

Setelah itu dilanjutkan dengan enggrang ini juga tidak kalah seru dengan lomba-lomba sebelumnya. Riuh tawa sana sini bergema karena melihat para peserta lomba yang ikut perlombaan tersebut, ada yang jatuh, ada yang malu-malu.  Setelah itu bakiak ini juga sangat seru ada yang jatuh, terjungkal. Lalu sepak bola terdiri dari 4 kelompok, 2 kelompok perempuan dan 2 kelompok laki-laki. Satu kelompok terdiri dari 4 orang untuk kelompok perempuan dan 3 orang untuk kelompok laki-laki. Lalu dilanjutkan pembuatan quotes, setelah itu salat Zuhur dan pulang.

Hari kedua, Selasa, 16 Agustus 2022 adalah jadwal untuk perlombaan memasak yang diikuti oleh semua kelas dengan bahan dasar singkong dengan aneka variasinya. Ternyata lomba masak banyak menyita waktu dan perhatian semua siswa dan guru karena semua siswa yang mewakili kegiatan tersebut ingin menampilkan hasil olahan terbaik.

Sementara itu, lomba 7K diikuti oleh semua kelas agar semua kelas terlihat rapi indah bersih dan sehat yang telah disiapkan sebelumnya sehingga tim juri yang terdiri dari para guru dengan mudah untuk memberi nilai. Kemudian, ada lomba paduan suara yang diikuti oleh tim perwakilan kelas mulai kelas X sampai dengan kelas XII dengan menyanyikan lagu wajib Indonesia Raya dengan dipimpin dirigen masing-masing tim. Selanjutnya lomba pembacaan teks proklamasi kemerdekaan yang diikuti oleh individu perwakilan dari setiap kelas. Terakhi adalah lomba kaligrafi, lomba ini  juga diikuti perorangan merupakan perwakili dari masing-masing kelas.

Setelah semua lomba selesai, panitia HUT ke-77 RI mengahiri kegiatan dengan upacara bendera di sekolah. Inspektur Upacara adalah Kepala Sekolah, Bapak Drs. Agus Lukman Zaidi, dan Komandan Upacara Muhammad Hudaipah, siswa kelas XII IPS. Peserta upacara adalah seluruh siswa dan siswi serta jajaran guru SMA Muhammadiyah 8 Kalijambe.

Upacara bendera berjalan khidmat dan usai upacara bendera Kepala Sekolah memberikan reward kepada guru yang berprestasi dan berdedikasi. Selesai upacara, dilakukan pembagian hadiah kepada para pemenang lomba, selanjutnya pemotongan tumpeng oleh Kepala Sekolah yang diikuti makan bersama oleh keluarga besar SMA Muhammadiyah 8 Kalijambe. (M-2)

 

OPINI MUDA

Lulu’ah Ukhty Isnaini - Kelas XI SMA Muhammadiyah 8 Kalijambe

"Tentunya saya sangat berharap feature ini dengan tema perayan HUT RI ke-77, Majulah bangsaku. Dengan acara ini kita semua bisa memperingati hari kemerdekaan dengan kegiatan-kegiatan lomba dengan penuh kesenangan dan keseruan. Dan feature ini ini saya disadarkan, dengan adanya kerja sama, kekompakan dan kesatuan, kita akan bisa maju bersama tanpa ada suatu rintangan apapun."

Putri Ummu Salamah - Kelas X SMA Muhammadiyah 8 Kalijambe

"Dengan acara ini kita memperingati lahirnya bangsa Indonesia. Dengan acara ini saya disadarkan bahwa kerja sama dan kesatuan begitu sangat penting bagi kita semua."

 

 

 

 

 

BERITA TERKAIT