26 September 2022, 21:15 WIB

Festival Sinema Prancis 2022 Bakal Hadir di 13 Kota Indonesia


Fathurrozak |

Festival Sinema Prancis (FSP) hadir kembali tahun ini, berlangsung mulai tanggal 6 sampai 21 Oktober. Pada tahun ini, FSP hadir secara hibrid dengan dua sesi. Sesi luring, akan berlangsung pada 6-21 Oktober dengan total 19 film yang diputar di 13 kota. Sementara itu, sesi daring akan berlangsung mulai 14-21 Oktober dengan total empat film dan satu miniseri tayang di Mola TV. Semua penayangan baik luring maupun daring gratis.

“Festival Sinema Prancis kami mulai sejak 1996. Kemudian secara konsisten hadir sejak 2012 hingga tahun ini. Pada tahun ini kami menghadirkan FSP untuk pertama kalinya secara hibrida. Ini sekaligus untuk menjangkau audiens yang tidak bisa FSP sambangi. Sebab itu kami bekerja sama dengan Mola TV untuk menayangkan beberapa film secara gratis sepanjang FSP,” kata atase kebudayaan IFI Charlotte Esnou, dalam konferensi pers FSP 2022 di IFI Thamrin, Jakarta Pusat, Senin, (26/9).

FSP akan dibuka dengan film dokumenter berjudul Animal, karya sutradara Cyril Dion. Film ini nantinya juga bisa disaksikan di platform Mola TV. Pembukaan FSP pada 6 Oktober juga akan dilengkapi dengan penampilan konser untuk tanaman oleh duo elektronik Bottlesmoker di Teater Usmar Ismail, Jakarta.

Pada tahun ini, FSP mengusung tema Generations, sebab itu film-film yang dihadirkan juga banyak yang membicarakan isu lingkungan serta film-film dari generasi baru sinema Prancis. Beberapa film yang ditayangkan di antaranya adalah Adolescentes, A l’abordages, dan Petite Fille. Untuk jadwal selengkapnya, bisa disimak di Instgram @ifi_indonesia.

Adapun 13 kota yang bakal menjadi lokasi FSP adalah Jakarta, Tangerang, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Medan, Bali, Lampung, Pontianak, Samarinda, Makassar, Kendari, dan Ambon.

Selain menghadirkan film-film dari generasi baru sineas Prancis dan film-film yang membahas isu lingkungan, FSP 2022 juga menghadirkan program retrospektif bagi maestro sutradara Prancis Jean-Luc Godard yang meninggal pada 13 September lalu. Program tersebut akan menayangkan satu judul film Godard diikuti sesi diskusi pada 19 Oktober berlangsung di IFI Thamrin.

“Ini adalah program tambahan di FSP tahun ini. Tentu bukan suatu hal yang tidak kami duga, terkait kematian Godard. Kami juga sudah menyusun program FSP 2022 jauh sebelum kabar tersebut. Makanya di program retrospektif kami hanya dapat menampilkan satu film Godard. Ini sebagai bentuk penghormatan kami,” tambah penanggung jawab FSP 2022 Anindhita Ayodhya. (M-2)

BERITA TERKAIT