23 June 2022, 07:11 WIB

Strategi Cloud Kitchen Permudah Ekspansi Bisnis Kuliner UMKM di Tanah Air


Devi Harahap |

Di era digital, tren Cloud Kitchen (Dapur Bersama) kini mulai dilirik para pemilik bisnis F&B terutama pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ingin mengembangkan penjualan dan menjangkau audiens lebih luas dengan modal minim.

Cloud Kitchen merupakan ruang dapur komersial yang menyediakan fasilitas produksi kuliner dari berbagai merek dan layanan untuk delivery dan take away tanpa ruang/area makan fisik. Konsep ini dijalankan melalui pesanan online dan delivery serta dapat memiliki beberapa outlet yang berfungsi dari satu dapur.

Cloud Kitchen mulai berkembang pesat ketika pandemi covid-19 melanda yang membuat mobilitas orang terbatas. Konsep Cloud Kitchen tak hanya mempermudah pelaku bisnis, namun juga para konsumen dalam memenuhi kebutuhan makanan sehari-hari.  

Bagi pelaku bisnis, konsep ekspansi bisnis kuliner melalui Cloud Kitchen dapat membantu meminimalisir fixed cost serta meminimalisir tiga faktor yang memberatkan pelaku bisnis kuliner yang meliputi biaya sewa tempat, karyawan, dan operasional.

Sedangkan bagi konsumen, Cloud Kitchen memberikan solusi untuk tetap bisa membeli makanan dengan mudah dan dibawa pulang dengan waktu yang singkat. Kini sudah banyak jenis Cloud Kitchen yang menyediakan berbagai jenis makanan, salah satunya adalah Yummykitchen.

Yummykitchen merupakan Cloud Kitchen terbesar di Indonesia yang telah banyak membantu pengembangan usaha F&B lebih efektif dan efisien, serta menjadi solusi ekspansi penambahan cabang tanpa mengeluarkan modal besar dalam kebutuhan membangun gedung. Kini outlet Yummykitchen sudah memiliki 100 titik Cloud Kitchen di empat kota besar di Indonesia.

Chief Commercial Officer Yummy Corp, Marbio Suntanu mengatakan bisnis makanan dan minuman ini ke depannya masih tetap berjalan bahkan bertumbuh lebih pesat, pasalnya orang masih membutuhkan makanan. Apalagi tren kesibukan masyarakat yang membuat tak sempat masak membuat dapur-dapur bersama ini menjadi sangat dibutuhkan.
"Dalam Cloud Kitchen ini yang paling penting adalah bagaimana caranya untuk menjangkau fanbase yang sudah menyukai makanan itu dan tahu makanan itu. Ke depan, model bisnis makanan akan terus berkembang dan dinamis," katanya dalam acara Media Gathering dengan tema “How to Grow Your F&B Brands in Cloud Kitchen” di Yummy Kitchen Trinity Tower, Jakarta Selatan, Rabu (22/6).

Lebih lanjut, Marbio mengungkapkan Yummykitchen pada semester 1 tahun 2022 mengalami kenaikan, hal ini menjadi peluang besar. Bagi para pelaku usaha kuiner yang ingin bergabung, bisa menghubungi brand partnership melalui situs yummykitchen.com.

“Yummykitchen pada semester 1 tahun 2022 mengalami kenaikan pendapatan 2,5x lipat dari tahun sebelumnya di periode yang sama. Benefit gabung dengan cloud kitchen kami bisnis tumbuh cepat, tanpa modal awal, brand awareness terbaik, biaya operasional ditanggung 100%, food safety terjamin dan lokasi tersebar luas,” imbuhnya.

Product Ops Director Yummy Corp, Ivan De Putra mengungkapkan para pelaku usaha kuliner yang bergabung dengan Yummy Kitchen, hampir seluruh manajemennya akan dibantu, mulai dari branch management, peralatan, listrik, logistik, promo dan marketing.

"Ada diskusi juga untuk membahas evaluasi setiap bulan, menu apa yang cocok dan apa saja yang harus dilakukan, kita juga menjelaskan bagaimana cara memasak yang baik dalam skala besar dan bagaimana agar punya finishing yang berbeda. Semua diskusi itu kita lakukan untuk mengembangkan bisnis mereka," jelasnya.

Food & Lifestyle Influencer @Myfunfoodiary, Mullie Marlina memprediksi Cloud Kitchen akan terus berkembang. Hal ini, kata dia, karena semakin banyak orang yang ingin membuka usaha makanan namun masih takut atau terkendala dana.

Cloudkitchen is a good idea, bisa jadi solusi untuk para pelaku UMKM kuliner yang mau mengembangkan bisnisnya tanpa ribet. Banyak orang yang produk makanannya enak dan punya banyak penggemar tapi tidak tahu harus mulai lewat mana. Dengan cloud kitchen ini bisa langsung diskusi dan ikut platform. Investasi tanpa modal dan bertumbuh bareng-bareng bersama pengelola dan brand,” katanya.

Yummykitchen selaku lini bisnis cloud kitchen dari Yummy Corp tahun ini menawarkan dua layanan untuk para pelaku bisnis F&B yaitu Brand Management Service untuk bisa menjual produknya lebih praktis dan antiribet hanya dengan mengirim bahan baku saja.

“Tim marketing, operasional, properti, dan alat dapur telah disediakan Yummykitchen. Bahkan disediakan karyawan untuk memproses makanan/minuman-mu sampai ke customer. Yummykitchen akan membantu untuk promosi brand partner di social media,” ujar Marbio.  

Sedangkan layanan berikutnya adalah Dedicated Kitchen Space ditujukan untuk pengusaha yang hanya memerlukan tempat untuk memproses bahan baku, dapat menyewa kitchen space dari Yummykitchen.

Hingga kini, ada beragam brand yang telah bergabung dengan Yummykitchen seperti, Ponut Donut Kentang, Pastellia, Dailybox, Legit Group, TUKU, Kyochon, Chir-chir, Joomba, Lawless Dogbar, The Good Habit, dan masih banyak lagi.

Yummykitchen tahun ini akan fokus pada O2O (online to offline) dengan berpartner bersama office tower dan juga kantor-kantor yang memerlukan food facility management. Diharapkan Yummykitchen dapat membantu pelaku kuliner untuk sama-sama berkembang dan membantu pertumbuhan ekonomi dan dapat membuka lapangan kerja baru untuk masyarakat di Indonesia.(M-4)

BERITA TERKAIT