21 May 2022, 07:15 WIB

Perjalanan Dua Dekade Ipod


Putri Rosmalia |

SETELAH lebih dari dua dekade, gawai pemutar musik ikonis, Ipod, akhirnya berhenti diproduksi. Apple Inc, sang produsen, mengumumkan hal itu pada bulan ini. Kelak tak akan ada lagi pembaruan produk Ipod dan produksi Ipod baru dari Apple.

Ipod merupakan salah satu pionir pemutar musik digital. Gawai tersebut menjadi terobosan dan jawaban atas kebutuhan alat pemutar musik dengan ruang penyimpanan besar serta baterai yang tahan lama pada era 2000-an.

Senior Vice President Apple, Greg Joswiak, mengatakan keputusan Apple menghentikan produksi Ipod merupakan hal paling realistis dalam perkembangan gawai saat ini. Dengan ragam gawai yang telah dirilis Apple, kebutuhan pemutar musik sudah dapat dinikmati dalam satu paket gawai Apple.

“Napas dari Ipod akan terus hidup. Kami mengintegrasikan teknologi untuk tetap menghadirkan pengalaman mendengarkan musik melalui semua produk kami. Mulai dari Iphone, Apple Watch, Homepod mini, hingga seluruh produk Mac, Ipad, dan Apple TV,” ujar Joswiak, dalam pernyataan resmi di laman Apple.com, Selasa (10/5).

Joswiak mengatakan Ipod merupakan salah satu produk yang membuat Apple mendapatkan tempat di hati masyarakat. Khususnya pada era awal 2000-an. Popularitas Ipod terus menanjak sejak pendiri Apple, Steve Jobs, pertama kali meluncurkannya pada Oktober 2001.

“Ipod merupakan pemutar musik pertama yang mampu menyimpan hingga seribu lagu dan ketahanan baterai hingga 10 jam. Dengan Ipod, Apple menjadi pionir pemutar musik digital yang menjadi inspirasi dalam penciptaan teknologi sejenis hingga saat ini,” ujar Joswiak.

Dalam tiga tahun pertama setelah diluncurkan, Ipod terus merajai pasar pemutar musik digital global. Setidaknya 60% pasar pemutar musik digital global dikuasai Ipod.

Setelah melihat kesuksesan Ipod, Microsoft dan Sony sempat mencoba meluncurkan produk sejenis. Namun, popularitas produk mereka gagal menyaingi Ipod.

Dalam perjalanannya selama 21 tahun, Apple telah melakukan tujuh kali pembaruan produk Ipod. Ketujuhnya ialah Ipod Classic, Ipod Mini, Ipod Nano, Ipod Touch, dan Ipod Shuffle. Masing-masing produk memiliki ciri khas desain, warna, hingga spesifikasi berbeda.

 

Ipod Classic

Ini merupakan tipe pertama Ipod yang diluncurkan Steve Jobs pada Oktober 2001. Ipod ini menjadi penolong bagi kesuksesan dan popularitas Apple di masa tersebut. Tipe Ipod paling pertama ini dijual seharga US$399, atau sekitar Rp4 juta.

Ipod Classic hadir dengan memori hard drive yang mencapai 5 GB. Secara desain, tipe itu memiliki ukuran lebar 2,4 inci dan panjang 4 inci. Salah satu ciri khas tipe Classic ialah keberadaan scroll whell yang berfungsi melakukan pergerakan di layar. Meski masih generasi pertama, Ipod Classic telah memiliki firewire port yang bisa digunakan untuk menyambungkannya dengan produk Mac.

Selanjutnya pada 2002 dan 2003 Apple meluncurkan Ipod Classic generasi kedua dan ketiga dengan penambahan memori hingga mencapai 10 GB, 20 GB, dan 40 GB. Pada Ipod generasi ketiga, pengguna Windows pun bisa menyusun playlist dengan bantuan aplikasi Musicmatch Jukebox.

Tipe itu merupakan salah satu yang paling lama dipertahankan Apple untuk diproduksi. Apple secara resmi baru menghentikan produksi Ipod Classic pada 2014 setelah merilis tujuh generasi Classic.

 

Ipod Mini

Ipod Mini pertama kali dirilis pada Februari 2004. Sesuai dengan namanya, tipe itu ialah versi mini dari tipe Classic, hanya sepanjang 3,6 inci dan lebar 2 inci. Tipe Mini dirilis dalam dua generasi.

Ipod Mini hadir dengan tampilan lebih bergaya. Generasi pertama memiliki opsi warna silver, gold, pink, biru, dan hijau. Generasi kedua hadir dengan tiga warna yang lebih cerah: pink, biru, dan hijau.

Salah satu ciri khas lain dari Ipod Mini ialah kehadiran click wheel yang menggantikan fungsi scroll wheel.

Sesuai dengan ukurannya, Ipod Mini ini memiliki kapasitas penyimpanan lebih minim daripada tipe pendahulunya. Ipod Mini generasi pertama memiliki ruang penyimpanan 4 GB dengan kapasitas baterai hingga 8 jam. Ipod Mini generasi kedua memiliki ruang penyimpanan 6 GB dengan kapasitas baterai hingga 18 jam.

Ipod Mini hanya dipertahankan Apple selama satu tahun. Pada September 2005, Apple secara resmi menghentikan produksi Ipod Mini dan menggantikannya dengan Ipod Nano.

 

Ipod Nano

Satu tahun setelah menghentikan produksi Ipod Mini, Apple meluncurkan Ipod Nano pada September 2006. Tipe itu menjadi pionir Ipod yang lebih modern dengan desain lebih estetis dan kapasitas baterai lebih besar.

Sama halnya dengan tipe Classic, Ipod Nano juga bertahan cukup lama. Apple baru menghentikan produksi Ipod Nano pada 2017 setelah merilis tujuh generasi Nano. Generasi pertama Ipod Nano hadir dengan memori hanya 1 GB dan terus mengalami peningkatan hingga 16 GB di generasi ketujuh.

Baterai Ipod Nano dapat bertahan lebih lama, hingga mencapai 24 jam. Dari segi ukuran, setiap generasi memiliki ukuran yang bervariasi. Generasi keenam menjadi tipe dengan ukuran yang paling kecil, hanya 1,5 inci persegi dengan seluruh permukaan merupakan layar sentuh.

Dari segi warna, generasi ketujuh hadir dengan paling banyak pilihan warna. Warna Nano memiliki ciri khas yang lebih cerah dan tak mencolok. Di antaranya warna pink, biru, hijau, silver, hitam, abu-abu, dan ungu.

 

Ipod Shuffle

Tipe ini menjadi Ipod dengan model paling kecil, simpel, dan dengan spesifikasi paling sederhana. Ipod Shuffle benar-benar dihadirkan hanya untuk memutar musik.

Pertama kali dirilis pada 2005, Ipod Shuffle dihentikan produksinya pada 2017. Tipe itu memiliki empat generasi dengan ciri khas utama yang sama berupa tak adanya layar penampil daftar lagu.

Sebagai gawai pemutar musik digital sederhana, tipe itu memiliki ruang penyimpanan musik yang tidak terlalu besar meski telah memiliki flash memory. Kapasitas penyimpanan terbesar ada pada generasi ketiga, yakni 4 GB.

Kekuatan baterai dari Ipod Shuffle mencapai 15 jam. Salah satu kelebihan dari Ipod Shuffle ialah adanya teknologi voiceover yang memungkinkan penggunanya mendengar judul lagu, nama playlist, dan status baterai.

 

Ipod Touch

Ini merupakan tipe Ipod yang paling terakhir diproduksi Apple. Produksi Ipod Touch secara resmi dihentikan Apple pada Mei ini setelah pertama kali dirilis pada September 2007.

Ipod Touch dulunya menjadi gebrakan baru bagi produk Ipod Apple. Tipe Touch hadir berteknologi layar sentuh dengan menggunakan teknologi user interface yang membuatnya tak sekadar dapat menampilkan daftar lagu, tetapi juga jenis-jenis tampilan grafis lainnya.

Tipe Ipod Touch juga dapat digunakan untuk bermain gim daring, berselancar di dunia maya, membuka e-mail, dan tentu saja telah memiliki kamera. Gawai itu telah memiliki kemampuan menangkap sinyal wi-fi. Sistemnya juga telah dilengkapi dengan sistem operasi Apple, Ios.

Ukuran Ipod Touch bervariasi pada ketujuh generasi yang dirilis. Rata-rata dengan ukuran layar sekitar 3,5 hingga 4 inci. Tipe itu juga telah dilengkapi dengan flash memory sehingga memiliki ruang penyimpanan hingga 256 GB.

Pada tipe paling anyar Ipod Touch, Apple juga telah menghadirkan beragam fitur canggih selayaknya yang ada di telepon pintar. Mulai dapat digunakan melakukan Facetime, hingga teknologi augmented reality. (M-2)

BERITA TERKAIT