16 May 2022, 21:49 WIB

Ini Lo Manfaat Bermain Gim Terhadap IQ


Nike Amelia Sari |

Para peneliti telah mempelajari perihal lamanya waktu bermain video gim dengan peningkatan kecerdasan pada anak-anak, yang bertentangan dengan narasi bahwa gim itu buruk.

Sementara itu, menonton TV dan menggunakan media sosial tampaknya tidak berpengaruh positif atau negatif terhadap kecerdasan.  Penelitian harus terbukti berguna dalam perdebatan tentang berapa banyak waktu layar yang cocok.

 "Media digital mendefinisikan masa kanak-kanak modern, tetapi efek kognitifnya tidak jelas dan diperdebatkan dengan hangat," tulis para peneliti dalam makalah yang telah dipublikasikan di  Scientific Reports, seperti dikutip dari sciencealert.com, Minggu (15/5).

 "Kami percaya bahwa penelitian dengan data genetik dapat mengklarifikasi klaim kausal dan mengoreksi peran kecenderungan genetik yang biasanya tidak terhitung," lanjutnya.

Tim melihat catatan waktu layar untuk 9.855 anak-anak dalam studi ABCD, semuanya di AS dan berusia 9 atau 10 tahun. Rata-rata, anak-anak melaporkan menghabiskan 2,5 jam sehari menonton TV atau video online, 1 jam bermain video game, dan setengah jam sehari bersosialisasi melalui internet.

Tim kemudian mengakses data lebih dari 5.000 anak-anak itu dua tahun kemudian.  Selama periode intervensi, mereka yang melaporkan menghabiskan lebih banyak waktu daripada biasanya untuk video game melihat peningkatan 2,5 poin IQ di atas rata-rata kenaikan.

 Peningkatan poin IQ didasarkan pada kinerja anak-anak pada tugas-tugas yang mencakup pemahaman membaca, pemrosesan visual-spasial, dan tugas yang berfokus pada memori, pemikiran fleksibel, dan pengendalian diri.

 Penting untuk dicatat bahwa meskipun penelitian ini hanya mengamati anak-anak di AS dan tidak membedakan antara jenis video gim (gim seluler versus konsol), itu masih merupakan wawasan berharga tentang gim dan IQ, dan mendukung gagasan bahwa kecerdasan bukanlah konstanta tetap yang kita miliki sejak lahir.

 "Hasil kami mendukung klaim bahwa waktu layar pada umumnya tidak mengganggu kemampuan kognitif anak-anak, dan bahwa bermain video gim sebenarnya dapat membantu meningkatkan kecerdasan," kata ahli saraf Torkel Klingberg, dari Karolinska Institute di Swedia.

 Seperti yang dicatat oleh para peneliti, ini bukan studi pertama yang menunjukkan bahwa mungkin ada hubungan antara durasi yang dihabiskan anak-anak untuk bermain gim dan perkembangan kemampuan kognitif mereka, dan tampaknya ada juga manfaat terkait lainnya dari video gim. (M-2) 

BERITA TERKAIT