13 May 2022, 07:09 WIB

Ngopi Boleh, tapi Pastikan Kalsium Anda Tercukupi


Devi Harahap | Weekend

Kopi memiliki kandungan kafein tinggi. Kopi juga mempunyai kandungan nutrisi seperti vitamin B2 dan B3 yang bermanfaat bagi tubuh. Namun, beberapa penelitian menghubungkan ada kaitan antara konsumsi kafein dengan efek negatif pada metabolisme kalsium dalam tubuh.

Ahli Gizi, dr. Elfina Rachmi, MGizi, SpGK menyarankan jangan berlebihan dalam mengkonsumsi kopi, karena zat kafein dalam kopi dapat menghilangkan dan mencegah penyerapan kalsium dalam tubuh.

“Maksimal dua cangkir (kopi) per hari masih dalam batas baik. Walaupun sering mengonsumsi kopi pastikan asupan kalsiumnya dapat tercukupi,” katanya dalam acara konfrensi pers yang digelar secara daring, Kamis (12/5).  

Menurut Dr. Elfina asupan kalsium dapat diperoleh dari berbagai sumber makanan sehari-hari seperti lauk-pauk hewani semisal daging, telur, susu, serta produk seperti keju, yoghurt, biji chia, buncis, kacang almond, dan sayuran hijau.

Dilansir dari American Bone Health, seseorang yang berada pada usia dini pertumbuhan dan lanjut (tua) yang kekurangan kalsium dalam tubuh dapat mengalami osteoporosis, atau pengeroposan tulang dari waktu ke waktu.

Kafein dapat mengurangi penyerapan kalsium (sekitar 4 mg kalsium per cangkir kopi), tetapi hal ini dapat diimbangi sepenuhnya dengan menambahkan 1-2 sendok bubuk atau cairan susu ke dalam secangkir kopi. Namun, efek kafein akan melemah pada individu yang mendapatkan cukup nutrisi kalsium dalam makanan mereka (misalnya, 1.000 hingga 1.200 mg dari total makanan dan suplemen).

Jika Anda cukup mendapatkan asupan kalsium dan vitamin D yang baik, tidak perlu khawatir mengenai asupan kafein yang akan merusak tulang. Namun mengonsumsi kafein melewati batas dua cangkir sehari dapat meningkatkan tekanan darah atau meningkatkan detak jantung.

Jika Anda mengonsumsi kopi dalam jumlah besar (ditambah minuman berkafein lainnya, seperti soda), pertimbangkan untuk tidak berlebihan. Pada awalnya Anda mungkin mengalami gejala sakit kepala, namun hal itu akan menghilang saat Anda mengurangi kafein.

Walaupun demikian, semakin banyak kalsium yang hilang saat buang air kecil, semakin banyak orang yang sistem metabolismenya akan menyerap dari sumber kalsium apa pun dari makanan yang mereka konsumsi.

National Institutes of Health merekomendasikan wanita berusia 51 tahun hingga 70 tahun mendapatkan 1.200 miligram kalsium sehari, dan pria pada usia yang sama mendapatkan 1.000 miligram/hari.

Sebaiknya, buat catatan harian tentang daftar minuman yang dikonsumsi selama beberapa hari. Perhatikan asupan kalsium dan vitamin D. Kurangi kafein jika perlu dan pastikan memenuhi kebutuhan kalsium dan vitamin D harian. Kunci utama dalam menerapkan pola hidup sehat adalah membiasakan diri sehingga bisa terlatih dalam jangka panjang. (M-4)

 

BERITA TERKAIT