12 May 2022, 12:34 WIB

Sastrawan Indonesia Norman Erikson Pasaribu Menangkan Republic of Consciousness Prize


Putri Rosmalia | Weekend

Sastrawan muda asal Indonesia, Norman Erikson Pasaribu berhasil memenangkan penghargaan Republic of Consciousness Prize 2022. Republic of Consciousness Prize merupakan penghargaan tahunan dari kelompok penerbit Inggris yang diinisiasi oleh penulis Neil Griffiths.

Norman meraih kemenangan atas novelnya yang berjudul Cerita-cerita Bahagia, Hampir Seluruhnya. Buku kumpulan cerita pendek tersebut diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dengan judul Happy Stories, Mostly.

Dilansir dari booksandpublishing.com.au, Kamis, (12/5), buku tersebut diterjemahkan oleh penulis dan penerjemah bernama Tiffany Tsao asal Sydney, Australia. Tiffany juga dikenal sebagai penerjemah untuk buku Orang-orang Bloomington (People from Bloomington) karya Budi Darma dan Perahu Kertas (Paper Boats) karya Dee Lestari.

Happy Stories, Mostly pertama kali diterbitkan dalam bahasa Inggris oleh penerbit asal Australia, Giramondo. Di Indonesia buku tersebut diterbitkan oleh penerbit Gramedia Pustaka Utama.

“Buku kecil kita ini baru saja memenangkan Republic of Consciousness Prize,” ujar Norman, dalam unggahan di Instagramnya, @pasaribooks, Kamis, (12/5).

Buku karya Norman tersebut mengalahkan karya-karya sastra yang tak kalah kuat dari berbagai negara lainnya. Di antaranya Dark Neighbourhood karya Vanessa Onwuemezi, Sterling Karat Gold karya Isabel Waidner, dan The Song of Youth karya Montserrat Roig.

Selain di Republic of Consciousness Prize, Happy Stories, Mostly juga masuk dalam daftar panjang atau longlisted dalam  International Booker Prize 2022.

Sementara itu di dalam negeri nama Norman Erikson Pasaribu saat ini sudah semakin dikenal berkat karya-karyanya. Salah satu kumpulan puisi karya Norman berjudul Sergius Mencari Bacchus berhasil memenangkan Sayembara Manuskrip Buku Puisi Dewan Kesenian Jakarta 2015.(M-4)

BERITA TERKAIT