17 April 2022, 05:05 WIB

Rendy Somantri: Menyapa Dunia lewat Lagu 20 Bahasa


NIKE AMELIA SARI |

MENYANYIKAN ulang atau mengadaptasikan lagu hit sudah jadi hal lumrah di berbagai platform media sosial. Itu terjadi pula di Ome TV yang merupakan aplikasi panggilan video yang bersifat random.

Rendy Somantri ialah anak muda Indonesia yang sering mengadaptasikan atau mengover lagu lewat Ome TV. Tidak hanya lagu berbahasa Inggris, pria yang memiliki nama tenar Randy Dongseu itu bahkan sudah mengover hingga 20 lagu asing lain. Aksinya yang kemudian ia unggah pula di Youtube itu membuatnya kini cukup populer dan telah memiliki lebih dari 566 ribu subscriber.

"Dongseu itu sudah menjadi panggilan aku. Jadi, dari teman dan keluarga semuanya. Jadi, aku jadikan nama panggung aja," kata Rendy yang hadir sebagai bintang tamu Kick Andy episode Gitar Getarkan Dunia, yang tayang malam ini.

Video pertamanya yang sempat ramai ialah video bertajuk Indonesian Singer World Tour to 13 Countries and Sing in 13 Different Languages. Kemudian ia mengunggah di kanal Youtube-nya Randy Dongseu berjudul Indonesian Singer World Tour to 20 Countries and Sing in 20 Different Languages.

Selain lagu berbahasa Indonesia, 10 lagu yang dinyanyikannya ialah dari Rusia, Rumania, Ukraina, Swedia, Polandia, Filipina, Thailand, Jepang, Korea, Turki, Prancis, Italia, Jerman, Arab, Brasil-bahasa Portugis, Belanda, Spanyol, India, dan Kroasia.

Lagu Rusia ialah lagu pertama berbahasa asing yang ia pelajari. “Karena Rusia itu yang paling gampang buat ketemu orangnya. Kalau di online, rata-rata mereka ramah-ramah sekali. Lagu yang paling mudah itu Jepang atau Filipina," kata pria berusia 25 tahun itu. Berkat menyanyikan lagu berbahasa Rusia pula, ia berduet dengan perempuan asal Ukraina yang ia temui di Ome TV.

Semakin banyaknya lagu berbahasa asing yang ia nyanyikan sesuai dengan permintaan para pengikutnya. Untuk memenuhi permintaan itu pula, ia belajar bahasa asing secara autodidak.

Randy biasanya memulai kontennya di Ome TV pukul 21.00-04.00 WIB. Baginya, penantian panjang itu terbayar ketika orang-orang yang ia nyanyikan memberikan respons yang positif. Terlebih jika orang-orang kemudian ikut bernyanyi bersamanya.

Selain bernyanyi dengan berbagai bahasa, Randy biasanya membicarakan budaya di negara masing-masing. Menurutnya, yang paling berkesan ialah adanya simbiosis mutualisme karena mereka bertukar belajar budaya.

Sejauh ini ia merasa interaksi paling menyenangkan ialah dengan anak muda Turki dan Tunisia. "Mereka sampai mau belajar tentang Indonesia, bukan cuma bahasa, melainkan juga kultur sama budayanya," ujarnya.

 

Membiayai hidup

Untuk menentukan lagu asing yang akan dinyanyikan, Rendy biasa menghabiskan waktu hingga dua hari untuk meriset, mencari makna lagu, hingga melatih pelafalan dan musikalisasinya. Kini, ia sudah semakin cepat, bahkan bisa mempelajari suatu lagu baru dalam waktu 2 jam. "Bahasa sulit Jerman dan Prancis karena ada beberapa bahasa yang harus menggunakan bahasa tenggorok," akunya.

Pria yang sekarang bekerja penuh menjadi kreator konten itu bersyukur sudah bisa membantu orangtuanya dari hasil jerih payahnya tersebut. Randy yang tamatan SMK jurusan akuntansi sempat bekerja menjadi pelayan di sebuah rumah makan seafood. Anak seorang kondektur bus itu juga pernah bekerja sebagai pegawai honorer di kelurahan.

Keberhasilan Rendy di medsos pun disambut bahagia kedua orangtuanya. Dalam episode kali ini, Randy berkesempatan untuk menyanyikan sebuah lagu berbahasa Rusia. Penasaran bagaimana penampilan Randy? Simak tayangan selengkapnya hanya di Metro TV pukul 19.05 WIB. (M-1)

BERITA TERKAIT