09 February 2022, 09:31 WIB

Induk Simpanse ini Memanfaatkan Serangga untuk Mengobati Luka


Galih Agus Saputra |

Pertama kalinya dalam sejarah penelitian primata, ilmuwan dari Max Planck Institute for Evolutionary Anthropology, Jerman berhasil mengabadikan perilaku langka dari seekor simpanse dewasa. Suzee, nama simpanse tersebut, tampak memiliki kemampuan merawat kaki anaknya yang terluka..

Sang Ilmuwan, Alessandra Mascaro mengabadikan momen tersebut di Loango National Park, Gabon. Menurutnya, Suzee pada mulanya tampak memeriksa luka menganga selebar 2 cm  pada kaki anaknya yang bernama Sia. Setelah itu, ia menangkap serangga lalu memasukannya ke mulut, dan setelah itu diambil kembali untuk dioleskan pada luka Sia.

Mascaro mengatakan hal demikian dilakukan Suzee sebanyak dua kali. Akan tetapi, hingga kini ia mengaku belum mengetahui serangga jenis apa yang ditangkap Suzee.

"Bagi saya ini sangat menakjubkan karena selama ini begitu banyak orang yang meragukan kemampuan sosial hewan. Tapi, kini tiba-tiba kita melihat spesies, individu yang mampu merawat individu lainnya," katanya, sebagaimana dilansir dari AFP, Selasa (8/2).

Penelitian Mascaro di Loango National Park itu sendiri sudah berlangsung selama tujuh tahun belakangan. Berangkat dari perilaku Suzee, ia kemudian mengamati lebih lanjut pada kawanan lainnya dan berhasil mencatat setidaknya 76 kasus serupa dalam kurun waktu 15 bulan.

Pakar Biologi Kognitif Osnabrück University, Simone Pika menambahkan, perilaku demikian sebenarnya dapat ditemukan pada manusia. Banyak dari mereka yang juga menggunakan serangga sebagai obat untuk melawan penyakit.

"Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa serangga dapat memiliki fungsi antibiotik, antivirus, dan antelmintik," terangnya. (M-4)

 

BERITA TERKAIT