14 January 2022, 07:00 WIB

Tahun 2021 Tercatat Sebagai Rekor Suhu Laut Tertinggi


Putri Rosmalia | Weekend

Satu lagi dampak pemanasan global nampak secara nyata. Suhu air laut kembali meningkat dalam setahun terakhir.

Tahun 2021 bahkan tercatat sebagai tahun dengan rata-rata suhu air laut tertinggi dalam sejarah. Sebelumnya setidaknya selama tiga tahun terakhir, suhu air laut memang juga selalu mencetak sejarah tertinggi.

Jumlah panas yang diserap oleh lautan sangat besar. Pada  2021, dari 2.000 meter luas lautan, tempat sebagian besar pemanasan terjadi, menyerap 14 zettajoule lebih banyak (satuan energi listrik yang setara dengan satu sextillion joule) daripada yang terjadi pada tahun 2020. Jumlah energi ekstra ini 145 kali lebih besar dari seluruh pembangkit listrik dunia yang, sebagai perbandingan, adalah sekitar setengah dari zettajoule.

Harapan para peneliti akan penurunan suhu di tahun 2021 karena menurunnya aktivitas selama pandemi, ternyata hanya angan-angan. Laju pemanasan global dan perubahan iklim tetap sulit terbendung.

"Suhu lautan semakin konsisten meningkat. Itu merata di seluruh dunia. Ini adalah indikator primer akan perubahan iklim," ujar pakar perubahan iklim National Center for Atmospheric Research, Colorado, Kevin Trenberth, seperti dilansir dari theguardian.com, Kamis, (13/1).

Ia mengatakan penyebab utama peningkatan suhu laut tersebut tidak lain adalah akibat aktivitas manusia. Meski tak sebanyak yang dilakukan di daratan, laut juga tetap terdampak dari peningkatan suhu di atmosfer.

Peningkatan suhu air laut tidak bisa dianggap remeh. Selain akan menggangu ekosistem laut, hal itu juga berkontribusi signifikan pada kemunculan fenomena alam yang membahayakan, seperti  badai, angin topan, hingga peningkatan curah hujan.

Salah satu yang paling dikhawatirkan juga ialah semakin cepat melelehnya es di Greenland dan Antartika. Hal itu akan menyebabkan peningkatan tinggi permukaan laut yang sangat cepat.(M-4)

 

BERITA TERKAIT