12 January 2022, 14:16 WIB

Angkat Fenomena TKW, Kelompok Musik Tjongpick Rilis Lagu Ngatidjem


Mediaindonesia.com | Weekend

Setelah vakum hampir satu dekade, Tjongpick, kelompok musik keroncong alternatif asal Yogyakarta, akan kembali menunjukkan eksistensinya sebagai seniman musik di Indonesia dengan merilis lagu baru berjudul Ngatidjem.

Lagu ini akan dirilis secara resmi pada 11 Januari 2022 melalui channel YouTube tjongpick_official dan setelah nya akan tersedia di media platform seperti  iTunes, Spotify, Joox, dan berbagai media publisher Netrilis. Ngatidjem merupakan lagu yang menceritakan mengenai fenomena permasalahan Tenaga Kerja Wanita (TKW).  

Seperti sering diberitakan media, banyak TKW mendapatkan perilaku tidak adil dari majikan mereka. Tak sedikit pula yang mengalami kekerasan fisik maupun psikologis.

Lagu Ngatidjem mengangkat permasalahan TKW dari sisi perempuan yang berangkat menjadi pahlawan devisa, sekaligus dari sisi keluarga yang ditinggalkan di Indonesia.

“Kami berharap melalui lagu Ngatidjem ini dapat diterima semua generasi. Sehingga musik keroncong bisa lestari sebagai peninggalan warisan budaya Indonesia,” ucap Seno, vokalis Tjongpick.

Dalam pengerjaan karyanya, kelompok musik yang berdiri sejak 29 September 1999 ini, bekerjasama dengan Yayasan Rumah Kasih Sekartaji Ayuwangi (YRKSA) yang bergerak di bidang isu sosial dan kesehatan mental, juga dibantu oleh studio Aduhai dalam pembuatan video clip campaign ini.

Lagu Ngaditjem dipilih sebagai simbolisasi dan bentuk suara yang dilandasi pengetahuan, cinta, keadilan, pengabdian, dan kesabaran dalam kehidupan.

“Semoga melalui karya ini, akan lahir pengetahuan dan kesadaran bagi teman-teman TKW tentang sebuah keputusan diri menjadi seorang TKW dengan beragam konsekuensinya. Juga semoga Negara mampu mengatasi isu sosial yang nyata terjadi di masyarakat ini dengan sebaik-baiknya, sebenar benarnya atas dasar sebuah kebenaran bagi keadilan, kesejahteraan bagi masyarakat ” ujar Sekartaji Ayuwangi, pendiri YRKSA.

Setelah Tjongpick merilis video Ngatidjem, yayasan juga berencana  akan membuka pelayanan untuk kesehatan mental gratis bagi TKW. Harapannya, layanan ini akan membawa dampak baik bagi masyarakat, dan isu TKW semakin mendapat perhatian negara maupun pihak-pihak lain. (OL-12)

 

BERITA TERKAIT