23 November 2021, 06:52 WIB

Festival Jazz Internasional ini Ditunda karena Kekerasan Antargeng


Adiyanto | Weekend

PORT-au-Prince Jazz Festival, sebuah festival musik internasional yang biasanya diadakan pada akhir Januari di Haiti, ditunda tanpa batas waktu yang belum ditentukan karena kekerasan geng yang melanda ibu kota negara itu dalam beberapa bulan terakhir.

"Kami tidak bisa mengambil risiko, baik untuk 150 musisi atau untuk tim kami atau untuk publik," kata Milena Sandler, direktur yayasan Haiti Jazz, yang menyelenggarakan festival tersebut, kepada AFP, Selasa (23/11).

"Kami telah berpikir akan sulit, bahkan secara moral, untuk mengadakan acara meriah dalam situasi seperti ini," kata panitia.

Namun Sandler tetap berharap bahwa "Papjazz" akan berlangsung sekitar Juni tahun 2022. "Jika situasi di negara ini tidak memungkinkan untuk format konser yang biasa selama delapan hari, kami masih tetap punya kesempatan (pada Juni) dan itu tidak akan menjadi virtual," katanya.

Festival jazz bertaraf internasional ini, pernah satu kali batal digelar ketika gempa bumi dahsyat menghancurkan Port-au-Prince dan beberapa kota di Haiti pada 12 Januari 2010, dan menewaskan lebih dari 200.000 orang.

Kali ini, ancamannya bukan karena faktor alam.  Dalam beberapa bulan terakhir, kekerasan antargeng semakin meluas di ibu kota Haiti, sehingga mengganggu aktivitas keseharian warga, termasuk kegiatan sekolah dan rumah sakit. 

Dalam situasi kacau ini, Amerika Serikat dan Kanada telah merekomendasikan agar warganya yang tinggal di Haiti untuk meninggalkan negara itu. (AFP/M-4)

 

 

BERITA TERKAIT