21 November 2021, 05:15 WIB

Almeyda Nayara Alzier Dari Hobi Jadi Usaha


(*/M-1) | Weekend

SETIDAKNYA sudah lima tahun ini slime jadi permainan yang digandrungi anak-anak. Karena terbuat dari campuran lem dan cairan boraks, slime memiliki tekstur yang lebih lembek daripada lilin mainan dan tidak lengket sehingga mengasyikkan untuk ditarik-tarik dan dibuat berbagai bentuk. Terlebih, dengan warna-warni menarik, slime kian digandrungi.

Tidak hanya memainkan, ada pula anak-anak yang membuat slime sendiri. Almeyda Nayara Alzier termasuk salah satunya dan ia bahkan membuat bisnis produksi slime.

"Awalnya aku tahu slime dari kakak kelas aku yang bawa slime ke sekolah pas aku masih kelas 3 SD. Terus, aku memberanikan diri nanya itu apa dan akhirnya aku pulang sekolah langsung nyari di Youtube," kenang gadis yang kini duduk di kelas 3 SMP, saat menjadi bintang tamu Kick Andy episode Bisnis si Kecil.

Saat terdapat kegiatan entrepreneur day di sekolah, ia pun terpikir untuk berjualan slime. Dengan bermodalkan uang Rp50 ribu, produk slime yang dibuat gadis yang akrab disapa Naya itu laku keras.

Dari situlah, ia terpikir untuk membuat bisnis slime yang ia beri nama Naya Slime. Meski pada awalnya kurang didukung kedua orangtua, Naya dapat menunjukkan keseriusannya. Dengan keaktifannya sebagai youtuber, popularitas slime buatannya juga cepat melesat. Setiap bulan, ia dapat mengumpulkan uang Rp60 juta-Rp80 juta dari penjualan melalui medsos hingga bazar di sejumlah mal.

Dengan kesuksesan besarnya, Naya meraih sejumlah penghargaan, termasuk penghargaan Anak Hebat 2016 MNC TV Award. Ia juga meraih Golden Play Button Youtube 2018 dan kini kanal Youtube-nya telah memiliki 2,61 juta pengikut.

Setelah kini beranjak remaja, Naya tidak lagi berfokus pada jualan slime. "Aku cuma buka workshop aja sekarang di rumah. Kalau dulu, aku memang ada offline store sama bazar-bazar, tapi karena terdampak oleh pandemi, jadi aku buka workshop di rumah," imbuhnya.

Ia pun telah mengembangkan diri sebagai youtuber dengan beragam konten. Dengan memiliki tim digital khusus, ia membuat beragam sketsa drama hingga video musik. Belakangan Naya juga menjadi penulis lewat karya bukunya yang berjudul Think Happy Stay Happy. Di dalam buku tersebut, Naya berbagi cerita bagaimana Naya berhasil menggapai mimpi-mimpinya.

Mesli meraih beragam pengalaman dan kesuksesan di usia belia, Naya tidak melupakan sisi sosial. "Alhamdulillah, aku pakai buat sedekah. Jadi, emang dari awal banget aku usaha slime di logo aku pun sampai sekarang ini masih ada tulisan 'Sedekah Bersama Naraya'. Jadi, aku pengen orang-orang yang beli slime aku juga ikut bersedekah bersama aku," jelas gadis yang produknya telah memiliki SNI itu.

Hingga sekarang, kegiatan bersedekah itu masih berjalan. Selain itu, Naya pernah melakukan kampanye donasi lewat platform crowdfunding Kitabisa.com untuk menggalang dana untuk membantu rumah sakit di Lampung saat pandemi. (*/M-1)

BERITA TERKAIT