05 November 2021, 07:33 WIB

Jelang 11.11, Amankan Akun Belanja Anda!


Putri Rosmalia | Weekend

Momen tanggal kembar kerap dimanfaatkan platform belanja daring atau e-commerce untuk mengadakan diskon besar-besaran. Di bulan November ini diskon besar-besaran juga akan diberikan oleh berbagai e-commerce tanggal 11 November atau 11.11. 

Dari keterangan yang dirilis Google, Kamis (4/11), berdasarkan riset pasar YouGov pada bulan September 2021, diperkirakan aktivitas di e-commerce akan meningkat hingga lebih dari 20% pada 11.11 nanti.

Penelitian yang melibatkan 13 ribu responden di Asia itu juga menyebutkan, peningkatan aktivitas itu juga akan meningkatkan risiko peretasan hingga penipuan.

Potensi itu semakin meningkat di Indonesia karena mayoritas masyarakatnya masih kerap menyepelekan keamanan akun e-commerce.

Penelitian Google mendapati bahwa 79% responden di Indonesia menggunakan sandi yang sama untuk beberapa situs. Sebanyak 2 dari 5 orang mengaku melakukannya untuk hingga 10 situs yang berbeda. 

Di antara kelompok ini, 40% mengatakan bahwa mereka bertindak demikian karena khawatir tidak bisa mengingat sandi, sedangkan 30% beralasan demi kemudahan.

Yang juga mengkhawatirkan, separuh dari responden lokal juga mengaku memakai sandi yang mudah ditebak dengan memadukan hal-hal yang paling gampang diretas. Mulai dari tanggal penting, nama pasangan, nama hewan peliharaan, hingga kode pos. 

Lebih lanjut lagi, hampir 1 dari 4 orang mengaku menyimpan sandi dalam aplikasi ‘Catatan’ di ponsel, yang umumnya tidak dienkripsi secara default. Tak sedikit juga yang kerap membagi informasi sandi dengan orang lain.

Mereka yang melakukan hal-hal di atas tersebut, dua kali lebih mungkin menjadi korban pencurian data keuangan daring. 

“Kita tahu dari penelitian sebelumnya bahwa orang yang pernah menjadi korban pelanggaran data memiliki kemungkinan 10 kali lebih besar untuk menjadi korban peretasan. Saat kita mengorbankan keamanan demi kemudahan dengan membagikan sandi kepada orang lain, menggunakan sandi yang sama untuk berbagai layanan, dan membuat sandi yang mudah ditebak, kita membuat informasi pribadi kita, termasuk data pembayaran, sangat tidak aman," ujar Amanda Chan, Product Marketing Manager, Google Indonesia.

Untuk mencegah menjadi korban peretasam dan penipuan di tengah lonjakan aktivitas belaja daring, beberapa hal dapat dilakukan. Mulai dari buat sandi yang lebih kuat, unik, dan tak biasa, aktifkan autentikasi 2 langkah, hingga lakukan pemeriksaan keamanan Google. (RO/M-2) 

BERITA TERKAIT