08 October 2021, 21:10 WIB

Mendiang Budi Darma Raih Lifetime Achievement Award di Ubud Writers & Readers Festival 2021


Putri Rosmalia | Weekend

Kegiatan tahunan Ubud Writers & Readers Festival (UWRF) kembali digelar di Bali. Tahun ini festival tersebut berlangsung mulai hari ini hingga 17 Oktober mendatang.

Pada acara pembukaannya kemarin, Kamsi (7/10) malam, sebuah penghargaan diberikan pada mendiang sastrawan Budi Darma. Budi Darma mendapatkan Lifetime Achievement Award atas karya dan pencapaiannya sebagai penulis berpengaruh di Indonesia.

Karyanya seperti Olenka, Orang-Orang Bloomington, dan Kritikus Adinan sangat dipuji dunia. Putrinya, Diana Budi Darma, mewakilkan mendiang Budi Darma menerima penghargaan tersebut.

Penghargaan serupa pernah diberikan oleh UWRF kepada Made Taro pada tahun 2019. Tahun sebelumnya, 2018, penghargaan diberikan kepada mendiang Sapardi Djoko Damono.

Sementara itu, UWRF ke-18 tahun ini digelar secara hybrid. Menghadirkan lebih dari 130 pembicara mulai dari penulis, pegiat, seniman, sastrawan, jurnalis dan lainnya dalam program-programnya. Para pembicara akan bergiliran tampil dalam berbagai sesi diskusi yang dikembangkan dari tema tahun ini, Mulat Sarira, yang diartikan sebagai refleksi diri.

“UWRF dimulai setelah bom Bali pertama. Festival ini adalah upaya untuk menghidupkan kembali perekonomian, memberi harapan kepada masyarakat, dan membawa sedikit inspirasi dalam wadah kreatif dan dialog. Begitulah cara kami memulai. Sekarang, lebih dari sebelumnya, kita membutuhkan hal tersebut. Tugas kami adalah menciptakan festival terbaik yang bisa kami berikan untuk situasi ini,” ujar Direktur UWRF, Janet DeNeefe, dalam jumpa pers virtual, (7/10).

Hingga akhir kegiatan pada 17 Oktober mendatang, berbaagai kegiatan akan dilaksanakan. Di antaranya workshop The Art of Lontar and Prasi yang digelar secara online pada Minggu (10/10). Workshop tersebut akan menampilkan cara membuat lontar dan prasi, atau teknik menggambar di atas daun lontar.

Selain itu festival juga menghadirkan Festival Club, yang dihadirkan melalui Instagram Live. Salah satunya adalah Black Box yang menampilkan Shiori Ito, wajah dari gerakan #MeToo Jepang. Selanjutnya, Festival juga akan mengadakan pemutaran film secara daring dan langsung, termasuk film Pulau Plastik.

Sedangkan untuk Live Music & Arts, akan dihadirkan Navicula untuk diskusi dan pertunjukan musik. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, Festival juga menghadirkan Special Events di restoran-restoran terbaik di Ubud, salah satunya Feast and Fable by Storystation di Casa Luna. (M-2)

BERITA TERKAIT