28 September 2021, 07:05 WIB

Fosil Dinosaurus Punggung Runcing Ditemukan di Afrika


Galih Agus Saputra |

Sejumlah arkeolog baru-baru ini telah selesai melakukan penggalian di salah satu situs purbakala, di Afrika. Dalam penggalian tersebut, mereka menemukan fosil spesies baru dinosaurus yang cukup aneh. Tulang punggungnya runcing. Para ilmuwan berpendapat  temuan ini  bakal menjadi pengisi celah penting dalam evolusi hewan tersebut.

Spesies baru itu mereka beri nama Spicomellus afer. Ia menjadi salah satu yang tertua dalam kelompok dinosaurus ankylosaur, atau yang selama ini dikenal sebagai dinosaurus yang memiliki tameng di punggung. Arkeolog National History Museum, Britania Raya, Susannah CR Maidment mengatakan spesies ini ialah yang pertama kali ditemukan di Afrika.

Fosil yang ditemukan diperkirakan sudah berusia kurang lebih 160 juta tahun. Menurut para arkeolog, punggung runcing pada spesies kali ini belum pernah terlihat pada spesies vertebrata lainnya, baik mereka yang sudah punah maupun yang masih hidup hingga hari ini. Temuan lantas diterbitkan dalam jurnal Nature Ecology and Evolution.

“Spesimen terdiri dari tulang rusuk dengan pelindung kulit berduri yang menyatu ke permukaan punggungnya, morfologi yang belum pernah dilihat sebelumnya di antara vertebrata yang punah dan masih ada,” tulis para ilmuwan, seperti dilansir dari The Independent, Senin,(27/9).

Maidment menambahkan, ketika tim menemukan fosil, mereka mengira mungkin ia adalah bagian dari stegosaurus. Tapi mereka kemudian segera tersadar bahwa stegosaurus tidak memiliki tulang punggung demikian.

Karena fosil terfragmentasi, para arkeolog lantas mengatakan saat ini belum memungkinkan untuk memberikan penjelasan terkakit bagaimana rupa binatang itu dengan pasti, termasuk bagaimana 'paku-paku' di punggung itu menyatu dengan tulang.

 Para arkeolog berharap penggalian lebih lanjut di Maroko dapat mengungkap lebih banyak detail, termasuk apakah spesies ankylosaur ini hanya mucul satu kali atau berada di sepanjanh perjalanan evolusi baju besi pada dinosaurus. (M-4)

BERITA TERKAIT