23 August 2021, 10:55 WIB

"Tip-of-the-tongue" Dapat Menular? Ini Penjelasannya


Nike Amelia Sari | Weekend

PERNAHKAH anda mengalami kesulitan mengingat dan mengucapkan hal dengan tepat meski sebenarnya sangat mengetahui hal yang dimaksud. Kata-kata yang kita maksud serasa sudah di ujung lidah namun sangat sulit mengucapkan dengan tepat. Kondisi itu dikenal juga dengan istilah "tip of the tongue" (ToT).

Studi menyebut jika ToT mencerminkan kegagalan memori. Namun yang menjadi pertanyaan lanjutan adalah mengenai kemungkinan menularnya ToT.

Pertanyaan tersebut muncul karena kerapnya kejadian ToT dialami beberapa orang bersamaan sehingga dapat juga disebut sebagai fenomena. Misalnya, ketika anda dan teman-teman anda tengah membicarakan sebuah film namun kesulitan menyebut judul atau aktor di film tersebut meski sama-sama sudah yakin mengetahuinya.

Penelitian baru-baru ini yang dipimpin oleh Luc Rousseau, pakar psikologi di Universitas Laurentian, Kanada menemukan jika perasaan terpendam lebih mungkin terjadi ketika orang-orang mengingat bersama daripada sendirian.

Dilansir dari sciencealert.com, Sabtu (21/8), menurut survei yang dilakukan di kampus Universitas Laurentian, 96 persen dari peserta survei telah mengalami setidaknya satu kesempatan dimana dua orang atau lebih berbagi pengalaman ujung lidah dalam sebuah kelompok kecil selama enam bulan terakhir.

Dalam penelitian yang baru-baru ini diterbitkan di jurnal Frontiers in Psychology, tim peneliti mempresentasikan kelompok yang terdiri dari empat orang dengan 80 pertanyaan pengetahuan umum.

Hasilnya menunjukan bahwa setiap anggota kelompok secara mandiri melaporkan rata-rata, enam tip-of-the-tongue, sementara individu yang mengingat juga melaporkan, rata-rata, dua tip-of-the-tongue.

Perasaan aneh mungkin muncul ketika seseorang mengalami tip-of-the-tongue di sebelah orang lain yang mengalaminya. Ini adalah perasaan ujung lidah yang seolah-olah perasaan itu menular.

Bukti penularan tip-of-the-tongue diperoleh ketika dua atau lebih anggota kelompok mengalami tip-of-the-tongue untuk pertanyaan yang sama atau ketika anggota kelompok bertukar kata.

Penularan sosial memang seperti masuk akal. Namun peneliti mengemukakan jika alasan sebenarnya adalah ketika berusaha mengingat sebuah hal bersama-sama, anda akan memiliki perasaan untuk menaruh harapan pada ingatan orang lain. "Jika  saya tidak bisa mengingat, mereka akan bisa," demikian perasaan bawah sadar anda yang disimpulkan oleh peneliti.

Beberapa peneliti mengatakan ujung lidah mencerminkan ingatan yang baik, bukan ingatan yang buruk. Penelitian telah menunjukkan saat berjuang dengan sebuah kata di ujung lidah mereka, orang cukup pandai menentukan huruf pertama kata itu, dalam menemukan jumlah suku kata di dalamnya atau dalam menemukan kata-kata yang mirip bunyinya.

Berdasarkan teori terkemuka, inti dari perasaan ujung lidah adalah tebakan yang diinformasikan kepada orang lain sehingga dalam menebak suatu kata, diperlukan beberapa petunjuk.

Semakin banyak petunjuk yang memicu tebakan maka akan semakin seseorang merasa dekat jika kata itu hampir kembali diingat sehingga menimbulkan perasaan di ujung lidah. Sama halnya di kejadian kelompok obrolan film, semakin banyak petunjuk yang dilontarkan maka beberapa orang di kelompok juga akan merasa tip-of-the-tongue atau perasaan di ujung lidah. (M-1)

BERITA TERKAIT