13 August 2021, 03:15 WIB

Empat Alasan Tidak Memakai Email Kantor untuk Urusan Pribadi


Putri Rosmalia | Weekend


Banyak orang memahami bahwa menggunakan akun email pribadi untuk korespondensi bisnis tidak dianjurka. Namun, sebaliknya, mereka menganggap menggunakan email kantor untuk mendaftar di jejaring sosial, layanan online, dan hal pribadi lainnya adalah sesuatu hal yang diperbolehkan. 
Padahal, terdapat banyak risiko dari menggunakan email kantor untuk kepentingan pribadi. Khususnya jika digunakan untuk membuat akun-akun kepentingan personal yang mengandung informasi pribadi.

Berikut ini empat alasan mengapa menggunakan email pekerjaan untuk hal pribadi adalah sebuah kesalahan menurut Pakar Keamanan Kaspersky, Roman Dedenok.

1.Membuat upaya profiling lebih mudah
Sebelum mengirim email penipuan ke karyawan tertentu, para pelaku kejahatan siber akan mengumpulkan informasi secara online, menggunakan alat tertentu untuk mempelajari alamat email mana yang digunakan seseorang di jejaring sosial, platform online, dan sebagainya. Menggunakan email perusahaan untuk tujuan pribadi akan membuat para pelaku kejahatan siber lebih mudah dalam menemukan potret sosial Anda, sehingga membuat diri lebih rentan terhadap penipuan pada tahap pertama serangan yang menargetkan perusahaan.

2.Memberi kesempatan bagi penjahat siber untuk menyesatkan Anda
Biasanya, yang dibutuhkan pelaku kejahatan siber agar serangan berhasil adalah waktu. Itu sebabnya banyak layanan mengirimkan pemberitahuan kepada pemegang akun jika ada upaya percobaan masuk akun dari alamat IP yang tidak dikenal atau mencoba mengubah kata sandi. Jika yang digunakan adalah email kantor kemungkinan lolosnya notifikasi adanya upaya peretasan jauh lebih besar.

3.Lebih banyak kemungkinan terjadinya phishing dan malware massal di kotak masuk
Ketika terkait hal keamanan data pelanggan, tidak semua sumber daya online bersifat sama. Kebocoran basis data sangat populer di kalangan spammer massal, dimana mereka hanya membeli daftar alamat email untuk dibanjiri tautan berbahaya atau pesan phishing. Sehingga, semakin banyak sumber daya yang Anda tautkan ke akun email perusahaan, semakin banyak potensi ancaman yang akan memasuki email Anda.

4.Kesulitan membedakan pesan pribadi dan pekerjaan
Berbicara volume pesan di kotak masuk Anda, jumlah berlebihan dapat menyebabkan masalah baru. Dengan volume pesan di email yang sangat penuh dan tercampur antara email pribadi dan pekerjaan, item berbahaya menjadi lebih sulit dikenali. Semakin banyak email pribadi yang Anda baca selama jam kerja, semakin besar kemungkinan Anda secara tidak sengaja mengklik lampiran berbahaya atau mengikuti tautan phishing. (RO/M-2) 

BERITA TERKAIT