02 August 2021, 17:15 WIB

Kisah KRI Nanggala 402 Jadi Inspirasi Novel Renjana Biru di Morotai


Fathurrozak | Weekend

PENULIS Kirana Kejora merilis novel terbaru yang terinspirasi kisah KRI Nanggala 402. Novel berjudul Renjana Biru di Morotai itu juga merupakan sekuel dari novel terdahulunya, Rindu Terpisah di Raja Ampat (2015). 

“Salah satu yang mendorong saya menulis ini adalah Balada KRI Nanggala-402. Sebenarnya saya sudah menulisnya di Rindu Terpisah di Raja Ampat. Saat ada insiden KRI Nanggala, ternyata banyak yang menyebut saya. Saya malah lupa kalau ternyata pernah menulis tentang KRI Nanggala di novel itu sebelum insiden. Kemudian, ketika ada insiden, saya ingin menulis kelanjutan novel sebelumnya,” kata Kirana saat peluncuran Renjana Biru di Morotai, Sabtu, (31/7).

Kapal selam KRI Nanggala-402 mengalami insiden hilang kontak pada 21 April 2021 di perairan Bali. Mulanya, KRI yang berisi 53 awak kapal itu tengah berlatih untuk acara penembakan senjata strategis TNI AL 2021.

Dalam penerbitan sekuelnya, Kirana bekerja sama dengan penerbit Elang Tempur dan menggunakan sistem pembelian dengan pra pemesanan yang dibuka selama sebulan. Konsep itu diungkapkannya sebagai cara cukup efektif agar dirinya tidak tekor modal.

“Jadi dua minggu nulis buku ini. Saya bilang ke penerbit, satu bulan cukup untuk buka pre order (pra pesan). Dan alhamdulillah memang hanya butuh sebulan untuk menemukan para pemesannya. Jadi novel ini dicetak setelah uangnya terkumpul. Sebagai writerpreneur, saya tidak mau keluar uang terlalu banyak saat awal. Pasti ada banyak cara untuk menerbitkan buku. Dan itu salah satu cara saya,” kata Kirana yang merupakan sarjana ilmu kelautan itu.

Mendatang, Kirana berencana untuk mengajak para pembacanya berkontribusi dalam aksi penanaman mangrove. Lewat pembelian setiap bukunya, pembaca sudah berkontribusi menyumbang untuk penanaman satu pohon bakau. (M-1)

BERITA TERKAIT