01 August 2021, 05:10 WIB

Gibran Huzaifah, Solidaritas Pembudi Daya Ikan


(*/M-1) | Weekend

SELAIN sektor pariwisata dan hiburan, pukulan pandemi covid-19 juga terjadi pada sektor perikanan. Sektor itu ikut terdampak karena turunnya permintaan ikan secara drastis sejak tahun lalu.

Demikian yang dituturkan pembudi daya ikan sekaligus pendiri eFishery, Gibran Huzaifah, saat menjadi bintang tamu Kick Andy episode Bangkit di Tengah Pandemi. "Tutupnya para penjual seperti penjual pecel lele pinggir jalan dan restoran-restoran gurame terbang, dibalik itu adanya banyak ikan yang tidak terjual dan itu berdampak kepada para pembudi daya yang ada di daerah-daerah," ujar pria kelahiran Jakarta tersebut.

Gibran menjelaskan kini pun harga ikan di daerah Cianjur dan banyak daerah lainnya sedang jatuh akibat kelangkaan oksigen. “Jadi, oksigen yang biasa untuk transport ikan hidup itu harus rebutan dengan rumah sakit supaya pasien juga mendapatkan oksigen. Hal seperti ini jarang terlihat dampaknya," lanjutnya.

Melihat kondisi sulit tersebut, Gibran memiliki inisiasi untuk bisa membantu para pembudi daya ikan lewat eFishery. Berdiri sejak 2013, eFishery memang sudah dikenal sebagai perusahaan rintisan bidang akuakultur pertama di Tanah Air. Mereka menciptakan inovasi bidang budi daya ikan lewat penggunaan teknologi internet.

Gibran menjelaskan ia membuat program baru untuk membantu sesama pembudi daya di masa pandemi ini. "Akhirnya, kami bikin program yang namanya tarik ikan. Kami beli ikan dari pembudi daya, lalu kami proses dan dibekukan agar bisa disimpan lebih lama," jelas pria kelahiran 31 Desember 1989 tersebut.

Sejak 2020, eFishery juga membuat program BerIkan. Bekerja sama dengan para penggiat sosial lainnya, eFishery menyalurkan ikan kepada para tenaga kesehatan dan masyarakat. "Kemudian kami berpikir di situasi yang seperti ini, kita bisa bagi-bagi ikan yang telah dibeli dari pembudi daya, bisa diberikan kepada nakes dan pekerja informal yang juga membutuhkan sebagai bagian dari bantuan sosial," ujar Gibran.

Mereka memperluas lagi program sosial dengan bekerja sama dengan UMKM bidang makanan dan minuman, serta menggandeng pemerintah. Program sosial itu mendistribusikan ikan dan makanan gratis untuk pesantren dan kaum duafa. (*/M-1)

BERITA TERKAIT