20 May 2021, 06:30 WIB

Nama Avicii Diabadikan di Gedung Pertunjukan Kesohor Swedia


Fathurrozak | Weekend

TIGA tahun setelah kematian tragisnya, Avicii masih begitu dipuja, termasuk di negara asalnya, Swedia. Untuk mengenang sosok sang DJ dan penulis lagu yang meninggal karena bunuh diri di usia 28 tahun itu gedung pertunjukan Ericsson Globe Stockholm diubah nama menjadi Avicii Arena.

ASM Global - operator Ericsson Globe - mengumumkan perubahan nama itu pada Rabu (19/5). Sejumlah nama besar dunia pernah tampil di gedung tersebut, termasuk penyanyi Britney Spears. Gedung itu juga menjadi saksi tonggak sejarah karir Avicii yang bernama asli Tim Bergling, saat tampil tahun 2012. Pada masa-masa itulah karir Avicii mulai meroket dan menjadi raja genre baru, EDM dan naik daun saat merilis hit dunianya, Levels.

Perwakilan ASM Global pertama kali mendapat ide untuk perubahan nama setelah kesuksesan konser tribut untuk Avicii, yang diselenggarakan di Stockholm's Friends Arena, tempat lain yang dikelola ASM, pada Desember 2019. Pertunjukan tersebut menarik sekitar 60 ribu penggemar.

Baca juga: Agensi BTS Buka Museum Musik

"Menjadi tuan rumah penghormatan, kami tahu ada kekosongan yang tersisa setelah Tim meninggal. Orang-orang yang menjalankan tempat kami di seluruh dunia adalah anggota komunitas tersebut. Mereka tahu apa yang sedang terjadi, dan tugas saya adalah mendengarkan dan kemudian membuang beban ASM Global di belakangnya,” kata Presiden dan CEO ASM Global Ron Bension.

Dalam video di akun Youtube Tim Bergling Foundation, ayah Avicii, Klas Bergling, menyampaikan rasa terima kasihnya atas penghargaan bagi mendiang anaknya itu. Ia menyatakan sejak kepergian Avicii, ia dan sang istri, Anki Lidén, ingin membantu kaum muda untuk keluar dari depresi, yang menjadi salah satu faktor meninggalnya sang anak.

Alasan itu pula yang mendasari pendirian Tim Bergling Foundation yang memiliki fokus kerja pada pencegahan bunuh diri di kalangan anak muda.

"Gedung ini ke depan harus menjadi tempat bertemunya ide-ide dan menjadi panggung untuk kegiatan-kegiatan yang berfokus pada kesehatan mental anak muda," katanya. 

Baca juga: Kisah Paul McCartney Dijadikan Serial Dokumenter

Perubahan nama ini adalah salah satu dari beberapa proyek yang sedang berjalan untuk memperingati mendiang Avicii. Klas mengatakan,  The Avicii Experience, sebuah museum yang mengabadikan kehidupan dan kariernya, akan dibuka di Stockholm pada November atau Desember ini. 

“Kami hanya mendukung mereka (dengan menyediakan) video, instrumen, dan hal-hal untuk ditaruh di sana,” kata Klas.

Selain itu, buku biografi Avicii yang ditulis oleh jurnalis investigasi dan produser dokumenter Swedia Måns Mosesson akan dirilis di Amerika Serikat pada 16 November. Hasil dari buku ini akan digunakan untuk kegiatan Tim Bergling Foundation. (M-1)

BERITA TERKAIT