18 May 2021, 09:15 WIB

Studi: Efek Coklat Bliss Dapat Redakan Gangguan Kecemasan


Nike Amelia | Weekend

DILANSIR dari psychologytoday.com, Minggu (16/5), penelitian terbaru menunjukkan bahwa dampak banyaknya senyawa psikoaktif pada coklat menghasilkan efek bliss (kebahagiaan) yang dapat diukur pada otak. Studi ini dilakukan oleh Laura Fusar-Poli, Alberto Gabbiadini, Alessia Ciancio, Lucia Vozza, Maria Salvina Signorelli dan Eugenio Aguglia tahun 2021, dan telah dimuat di jurnal Critical Reviews in Food Science and Nutrition.

Penulis mencatat bahwa benih pohon kakao Theobroma, memiliki banyak senyawa biologis, beberapa di antaranya dapat diubah melalui proses pembuatan. Senyawa tersebut antara lain asam lemak, vitamin dan terutama polifenol flavonoid dengan potensi manfaat kesehatan yang besar untuk mencegah penyakit jantung dan kanker.

Selain itu, juga terdapat methylxanthines, termasuk theobromine dan caffeine yang memiliki efek psikologis dalam stimulasi, peningkatan kewaspadaan, dan peningkatan suasana hati serta amina biogenik. Senyawa ini mirip dengan molekul neurotransmitter sebagai pemberi sinyal otak seperti serotonin dan triptofan, yang terkait dengan perbaikan suasana hati dan pengurangan kecemasan.

Manfaat kesehatan potensial ckelat bervariasi, sebagian karena bentuk pengambilan cokelat, bagaimana pemrosesan dapat memengaruhi komposisi, dan bagaimana penambahan komponen lain dapat mengimbangi manfaat. Misalnya, menambahkan gula akan mengurangi manfaat kesehatan.

Para peneliti menemukan bahwa mengonsumsi produk kaya kakao memang memiliki hubungan yang signifikan dengan membaiknya gejala depresi, berkurangnya kecemasan, menurunnya emosi negatif dan naiknya emosi positif.

Penelitian juga menunjukkan bahwa coklat memiliki manfaat jangka pendek yang berguna untuk suasana hati dan kecemasan; dan dapat menjadi asupan yang baik untuk kesehatan dan kebugaran. Sayangnya, manfaat jangka panjang masih belum jelas. (M-1)

BERITA TERKAIT