14 April 2021, 23:11 WIB

Ini yang Dapat Dilakukan untuk Melalui Masa Duka


Irana | Weekend

Kepergian abadi pasangan hidup yang telah bersama selama bertahun-tahun tentu menjadi pukulan berat bagi kebanyakan orang. 

Penelitian bahkan menunjukkan, pada pasangan yang bersama hingga lansia, kematian salah satunya dapat meningkatkan risiko kesehatan yang memburuk atau bahkan kematian bagi pasangan yang ditinggal. 

Dukungan adalah kunci seberapa baik seseorang dapat mengatasi kematian pasangannya. Banyak orang menemukan bahwa konseling duka dapat membantu, menurut Institut Nasional AS tentang Penuaan. AARP (sebelumnya dikenal sebagai American Association of Retired Persons) juga memiliki saran-saran ini untuk para penyintas. 

    1. Jangan bersikap berani
Kelilingi diri Anda dengan orang-orang yang di hadapan mereka Anda tidak perlu berpura-pura baik-baik saja. "Berduka adalah tindakan yang sangat berani dan kuat; bukan untuk yang lemah," kata AARP. 

2. Berbaik hati pada diri sendiri. Cobalah untuk cukup istirahat. "Semakin signifikan rasa duka, semakin dalam dan semakin lama proses pemulihannya," kata AARP.

 3. Harapkan berbagai emosi, bukan hanya kesedihan. 
Menurut AARP,  perasaan Anda dapat berjalan amat kompleks, dari sedih menjadi marah  putus asa, hingga sesekali melihat kebahagiaan - dan berputar lagi. Jika Anda hanya bisa merasa sedih, Anda akan mendapatkan terjebak dalam keputusasaan yang tiada henti." 

4. Jangan bersembunyi dari orang-orang. "Duka adalah proses yang sudah cukup sepi tanpa perlu Anda mengisolasi diri sendiri," kata AARP. Cobalah untuk terhubung dengan teman dan keluarga dan biarkan mereka membantu. 

"Ketika penyintas menerima gagasan bahwa melihat teman membuat mereka lebih tangguh, maka mereka tidak lagi menderita rasa bersalah karena bersenang-senang." (CNN/M-2) 

BERITA TERKAIT