14 March 2021, 11:05 WIB

Komplek Biara Kuno dari Abad ke-5 Ditemukan di Mesir


Adiyanto | Weekend

Sebuah tim arkeologi Prancis-Norwegia telah menemukan reruntuhan komplek biara kuno di Gurun Barat Mesir. Temuan itu mengungkapkan kehidupan penganut nasrani di wilayah itu pada abad kelima M

"Tim arkeolog Prancis-Norwegia menemukan komplek itu di situs Tal Ganoub Qasr al-Agouz. Beberapa bangunan yang terbuat dari basal, yang lain diukir di batuan dasar, dan beberapa terbuat dari batu bata lumpur," kata kementerian pariwisata dan kepurbakalaan Mesir, Sabtu (13/3).

“Kompleks itu terdiri dari enam sektor yang berisi reruntuhan tiga gereja dan sel biarawati, yang dindingnya mengandung grafiti dan simbol dengan konotasi Koptik,” kata Osama Talaat, kepala Purbakala Islam, Koptik dan Yahudi di kementerian tersebut.

Ketua tim arkeolog yang menggali situs tersebut, Victor Ghica mengatakan ada 19 bangunan dan sebuah gereja yang diukir di batuan dasar yang ditemukan pada 2020.

“Dinding gereja dihiasi dengan prasasti relijius dan bagian-bagian Alkitab dalam bahasa Yunani, yang mengungkapkan sifat kehidupan biara di wilayah tersebut,” kata Ghica.

“Itu jelas menunjukkan bahwa para biarawan/biarawati hadir di sana sejak abad kelima M,” tambahnya.

Situs terpencil, yang terletak di gurun barat daya ibu kota Kairo, ditempati dari abad keempat hingga kedelapan. “Kemungkinan puncak aktivitas mereka sekitar abad kelima dan keenam,” kata Institut Arkeologi Oriental Prancis, yang bertanggung jawab atas misi tersebut, dalam sebuah pernyataan.

Kairo telah mengumumkan beberapa penemuan arkeologi baru dalam beberapa bulan terakhir dengan harapan memacu pariwisata, sektor yang telah mengalami terpukul akibat pandemi dan krisis politik. (AFP/M-4)

BERITA TERKAIT