25 February 2021, 05:00 WIB

Perusahaan ini Berkomitmen Bantu Kurangi Emisi Karbon


mediaindonesia.com | Weekend

PROGRAM implementasi konservasi energi dan pengurangan Emisi CO2 di sektor industri merupakan tindak lanjut dari komitmen pemerintah dalam pertemuan G20 di Pittsburgh, Amerika Serikat pada 2009 tentang pengurangan gas rumah kaca. Penyebab utama perubahan iklim adalah meningkatnya jumlah gas rumah kaca (CO2, CH4 dan lain-lain) di atmosfer. Sebelumnya, bila tidak dilakukan gerakan pengurangan emisi di Indonesia, pada 2020 tercatat emisi CO2 sebesar 2.950 juta ton CO2 ekivalen.

Peningkatan emisi CO2 itu akan menyebabkan peningkatan suhu udara dan pemanasan global secara luas yang dalam jangka waktu tertentu dapat mengakibatkan perubahan iklim.

Berkaca pada hal itulah, PT Ajinomoto Indonesia berkomitmen membantu pemerintah dalam menurunkan tingkat emisi karbon di Indonesia dengan mengurangi 38.500 ton CO2 (emisi karbon) pada 2020, dan menargetkan dapat mengurangi 65.000 - 70.000 ton CO2 pada 2028.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Yudho Koesbandryo, Factory Manager sekaligus Direktur PT Ajinomoto Indonesia. Salah satu upaya mereka menuju keberlanjutan global adalah dengan mengurangi dampak terhadap lingkungan dan upaya melestarikan ekosistem.

“Upaya-upaya tersebut kami terjemahkan ke dalam kegiatan pengurangan emisi karbon (CO2) per unit produksi dan pengurangan konsumsi air per unit produksi di pabrik-pabrik Ajinomoto,” ungkap Yudho dalam keterangan resminya, Kamis (25/2)

Yudho menjelaskan, perusahaan telah melakukan berbagai upaya untuk menurunkan emisi karbon seperti mengurangi konsumsi bahan bakar seluruh transportasi di tempat kerja, memangkas penggunaan tenaga listrik, dan mengatasi kebocoran uap pada peralatan produksi.

“Dengan strategi ini, kami berkomitmen untuk selalu menjaga kualitas udara yang baik bagi lingkungan sekitar, dan juga turut berkontribusi untuk mengurangi kerusakan lingkungan global,” jelasnya. (RO/M-4)

 

BERITA TERKAIT