22 February 2021, 07:35 WIB

Bar ini Disulap jadi Rumah Sakit Satwa Liar


Adiyanto | Weekend

SEBUAH pub/bar yang tutup selama kebijakan lockdown di Irlandia, diubah menjadi rumah sakit bagi satwa liar. Bar bernama Tara Na Ri di County Meath di barat laut Dublin itu, menjadi rumah sakit pertama negara itu yang memberikan layanan tersebut.

Seorang anggota staf rumah sakit terlihat memberi minum kepada Liam, seekor kambing liar Irlandia berusia dua minggu yang ditemukan di lereng gunung. Tiga angsa bersarang di atas jerami di bekas kandang kuda, sementara seekor rubah dan burung elang bermata lebar sedang dirawat.

"Kami sangat terbiasa cara hidup selama ini. Ketika itu diambil, Anda akan merasa kosong. Perlu beberapa waktu sebelum mulai diganti dengan hal-hal lain yang sebelumnya tidak pernah Anda duga mungkin terjadi.” kata James McCarthy, yang keluarganya telah memiliki bar itu selama lebih dari satu dekade.

McCarthy telah menyerahkan bangunan itu ke lembaga yang didukung pemerintah, Wildlife Rehabilitation Ireland (WRI). Namun, di depan bar-nya dia masih melayani pelanggan untuk membeli kopi yang bisa dibawa pulang.

Fasilitas WRI, yang dibuka pada Jumat lalu, adalah rumah sakit hewan pertama di Irlandia yang mampu merawat hewan dari berbagai spesies, ukuran, atau kebutuhan medis.

"Kami mempersiapkan diri untuk 'musim yatim piatu' yang merupakan waktu tersibuk kami dalam setahun," kata manajer hewan Dan Donoher, menenangkan seekor merpati di atas meja pemeriksaan.

"Kami akan mendapatkan banyak bayi burung, bayi rubah dan sebagainya dan mereka akan menyibukkan kami selama enam bulan ke depan."

Bar memainkan peran penting dalam masyarakat Irlandia, terutama di daerah pedesaan terpencil, dan penutupan Tara Na Ri pada Maret 2020 merupakan pukulan berat bagi masyarakat. Namun petugas pendidikan WRI, Aoife McPartlin, mengatakan pengunjung tetap pub itu antusias.

"Kami memeluk mereka, mereka memeluk kami," katanya tentang penduduk setempat, yang menyumbangkan waktu mereka untuk merenovasi bangunan luar bar tersebut.

"Mereka umumnya lebih sadar akan satwa liar dan mereka tahu bahwa mereka ada  dan kita hidup berdampingan." (AFP/M-4)

BERITA TERKAIT