16 January 2021, 19:51 WIB

Fosil Hiu Purba dengan Struktur Lengkap Ditemukan di Jerman


Bagus Pradana | Weekend

PARA ahli paleontologi dari Universitas Wina, Austria, belum lama ini menemukan fosil hiu purba yang hidup di lautan sekitar 150 juta tahun lalu. Fosil ini ditemukan di situs batu kapur Solnhofen di kawasan Bavaria, Jerman.

Kerangka hiu berjenis Hybodontiform Asteracanthus ini ditemukan dengan kondisi yang cukup lengkap dengan panjang 2,4 meter. Satwa ini juga menjadi salah satu hiu terbesar di dunia dengan panjang maksimum yang pernah tercatat mencapai 3 meter.

"Asteracanthus jelas bukan hanya merupakan jenis ikan bertulang rawan terbesar pada masanya, ia juga salah satu spesies  paling mengesankan," ujar paleontolog Dr. Sebastian Stumpf, dari Universitas Wina, seperti dilansir oleh dailymail.co.uk, Jumat (15/1).

Menurut Stumpf penemuan hiu dengan struktur kerangka utuh ini merupakan sesuatu yang sangat langka, karena dalam banyak kasus, proses pengawetan fosil pada beberapa jenis ikan memerlukan kondisi khusus dan lingkungan yang tepat.

Hiu Asteracanthus merupakan kerabat terdekat spesies hiu dan pari modern. Spesies ini pertama kali muncul pada masa Devonian akhir yaitu sekitar 361 juta tahun lalu.

Salah satu hal yang menarik bagi para paleontolog yang meneliti kerangka hiu ini adalah struktur giginya yang masih utuh. Terdapat lebih dari 150 spesimen gigi yang masih tertata dengan rapi dengan cusp (pucuk gigi) sentral yang berkembang dengan baik, disertai beberapa cusplet (gigi) yang lebih kecil di kedua sisinya.

Hal ini menunjukkan bahwa Hiu Asteracanthus adalah predator yang aktif pada masanya

Mereka punah pada medio yang sama ketika kepunahan dinosaurus yaitu di akhir Zaman Kapur, sekitar 66 juta tahun lalu. (M-4)

BERITA TERKAIT