13 January 2021, 15:00 WIB

Sambut Vaksinasi, Dokter Tirta Konfirm Disuntik 14 Januari


Bagus Pradana | Weekend

DOKTER cum influencer Tirta Mandira Hudhi atau yang juga dikenal dr. Tirta mengapresiasi keputusan Presiden Joko Widodo yang telah bersedia menjadi orang pertama di Indonesia yang mendapatkan vaksin covid-19, Rabu (13/1).

Melalui unggahan di instagram pribadinya, @dr.tirta, influencer yang kerap mengampanyekan disiplin protokol kesehatan di berbagai platform media sosial ini menyanjung keputusan Presiden. Ia pun mengomentari tremor yang dialami vaksinator, Prof. Dr. Abdul Muthalib.

"Makasih Pak Jokowi melakukan tindakan ini. Dokternya itu sudah profesor lho, masih tremor," tulis dr. Tirta di postingan instagramnya, Rabu (13/1).

Ia mengungkapkan jika Vaksin Sinovac ini memiliki KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) yang rendah, yaitu 0.1% hingga 1% sehingga cukup aman untuk digunakan oleh masyarakat luas. KIPI dapat terjadi dengan gejala dan efek samping yang berbeda-beda tergantung reaksi tubuh pasien terhadap kandungan vaksin. Dokter biasanya akan meminta pasien yang telah mendapatkan suntikan vaksin untuk menunggu selama 30 menit untuk memantau reaksi tubuh pasien pasca vaksinasi.

"Tenang KIPI-nya Sinovac yang level 3 dari dr. Bimo A. Tejo, 0.1% - 1%, Safety juga nih Sinovac. Vaksin yang diterima Pakde (Jokowi) sama dengan yang diterima rakyat, gratis," imbuhnya.

Dr. Tirta juga menginformasikan bahwa rencana ia akan melakukan vaksinasi pada Kamis (14/1) esok di Puskesmas Sleman, Yogyakarta.

"Saya besok 14 Januari di Sleman dapet Sinovac juga. Insyallah nyusul besok ya dari Puskesmas," pungkasnya. (M-1)

BERITA TERKAIT