03 December 2020, 11:12 WIB

Dicuri Saat Perang Candu, Artefak ini Akhirnya Kembali ke Tiongkok


Bagus Pradana | Weekend

PATUNG kepala kuda yang sempat dijarah dari Istana Musim Panas Yuanmingyuan di Beijing, Tiongkok 160 tahun lalu, menjadi artefak pertama berhasil dipulangkan ke tempat aslinya.

Artefak ini adalah salah satu dari 12 patung kepala hewan berbahan perunggu peninggalan Dinasti Qing yang dicuri dari Beijing, ketika pasukan Inggris dan Prancis menginvasi Tiongkok selama Perang Candu Kedua.

Patung Kepala kuda yang ‘dikembalikan’ tersebut merupakan sumbangan dari mendiang Taipan Makau, Stanley Ho, yang membeli artefak itu dari acara lelang di Sotheby, Hong Kong pada 2007, seharga US US$8,9 juta (Rp126.1 miliar). Artefak tersebut kemudian disumbangkannya kepada pemerintah Tiongkok pada 2019.

Butuh waktu satu tahun bagi Pemerintah Tiongkok untuk merenovasi sebuah kuil di halaman Istana Yuanmingyuan sebagai tempat penyimpanan patung tersebut.

"Ada konsensus internasional untuk mengembalikan peninggalan budaya yang hilang ke rumah asli mereka, dan upaya Tiongkok untuk membawa pulang relik-relik peninggalan sejarah bangsa kami dalam beberapa tahun terakhir berpatokan pada konsensus itu," kata He Yan, dari Beijing Urban Planning Society seperti dilansir dari bbc.com, Rabu (2/12).

Setidaknya terdapat 12 patung hewan zodiak Tiongkok yang pernah diletakkan di taman Istana  Yuanmingyuan. Namun patung-patung tersebut sempat hilang setelah istana diporak porandakan pasukan Inggris dan Perancis pada 1860. (M-4)

 

BERITA TERKAIT