01 December 2020, 15:15 WIB

Astronom Australia Berhasil Potret Jutaan Galaksi Baru


Bagus Pradana | Weekend

PARA astronom dari Badan Ilmu Pengetahuan Nasional Australia, CSIRO mengaku berhasil menciptakan 'atlas baru alam semesta' lewat  sistem pencitraan antariksa (teleskop gelombang radio) anyarnya yang disebut Australian Square Kilometer Array Pathfinder (Askap).

Askap adalah kumpulan dari 36 jaringan teleskop gelombang radio yang berbentuk antena piringan, yang memiliki fungsi memotret panorama langit secara lebih detail. Sistem ini terletak di pedalaman Australia bagian barat yang terpencil, tersebar di area 6 kilometer di sekitar observatorium Murchison CSIRO di utara Perth.

Dengan menggabungkan sinyal dari piringan teleskop tersebut, para astronom dari CSIRO berhasil menghimpun sejumlah gambar beresolusi tinggi yang mengarah pada penemuan-penemuan baru tentang alam semesta.

Askap melakukan survei pemetaan antariksa  (all-sky) pertamanya tahun ini, yang hanya memakan waktu 300 jam. Survey ini mengungguli survei-survei all-sky sebelumnya yang memakan waktu bertahun-tahun. Survei tersebut berhasil menghimpun 903 gambar beresolusi tinggi dari 83% permukaan langit (yang tampak dari Bumi).

Setelah melalui tahap analisis yang cukup panjang, para astronom mengungkapkan bahwa proyek ini berhasil memetakan total tiga juta galaksi baru.

"Dengan data yang dapat diakses untuk umum, para ilmuwan dari seluruh dunia kini dapat mempelajari segala sesuatu tentang alam semesta, mulai dari pembentukan bintang hingga bagaimana galaksi dan lubang hitam supermasif berevolusi dan berinteraksi", kata David McConnell, selaku peneliti senior di CSIRO Australia, seperti dilansir bbc.com, Selasa (1/12).

"Kami berharap dapat mendetailkan jutaan galaksi baru dalam survei mendatang," imbuhnya.

Hasil awal dari peta galaksi Askap dipublikasikan di Publications of the Astronomical Society of Australia, Selasa (1/12). (M-4)

BERITA TERKAIT