30 November 2020, 16:11 WIB

Kaavan, Gajah Paling Kesepian di Dunia ini tidak Lagi Sendirian


Adiyanto | Weekend

SEEKOR gajah yang dijuluki "paling kesepian di dunia" dipindahkan dari Pakistan ke Kamboja, Senin (30/11), menuju tempat perlindungan hewan tersebut.

Kasus Kaavan, seekor gajah jantan berusia 36 tahun yang kelebihan berat badan, memicu polemik global dari kelompok-kelompok hak asasi hewan. Mereka mengajukan petisi agar hewan itu dipindahkan dari kebun binatang Islamabad lantaran kurang mendapat perawatan dan kondisi kandangnya di bawah standar.

Kampanye penyelamatan gajah ini dilakukan melalui media sosial yang digagas penyanyi Amerika, Cher.

"Kamboja siap menyambut Kaavan," kata wakil menteri lingkungan hidup Neth Pheaktra kepada AFP.

Gajah tersebut tiba di kawasan Siem Reap, Senin sekitar pukul 2 siang (0700 GMT), sebelum diangkut ke provinsi tetangga Oddar Meanchey di mana suaka margasatwa menunggunya.

"Kami berharap dapat membiakkan Kaavan dengan gajah lokal. Ini adalah upaya untuk melestarikan genetiknya," kata menteri lingkungan Kamboja itu, seraya menambahkan bahwa suaka itu juga menampung tiga gajah betina.

Kaavan dijuluki gajah paling kesepian di dunia oleh wartawan karena ia adalah satu-satunya gajah Asia di Pakistan. Tetapi kondisi di kebun binatang Islamabad sangat buruk sehingga pengadilan pada Mei lalu memerintahkan agar semua hewan dipindahkan.

Sebuah tim dokter hewan dan ahli dari Four Paws, sebuah kelompok kesejahteraan hewan yang berbasis di Austria, telah menghabiskan waktu berbulan-bulan mengamati Kaavan, untuk mempersiapkannya dalam perjalanannya ke Kamboja.

Four Paws, bersama dengan otoritas Islamabad, juga berhasil memindahkan tiga serigala dan beberapa monyet dari kebun binatang itu. Saat ini, hanya tersisa dua beruang coklat Himalaya, satu rusa dan seekor monyet. (M-4)

BERITA TERKAIT