23 August 2020, 03:25 WIB

Wuhan Melepas Ketegangan


Sumaryanto Bronto | Weekend

SEBUAH foto menunjukkan ribuan orang berdesakan di kolam renang raksasa. Tanpa masker, wajah gembira mereka terlihat jelas. Mereka bermain-main di atas pelampung karet dan bersoraksorai menikmati riuh festival musik elektronik di sebuah water park di Wuhan, Tiongkok.

AFP

Berdesakan di festival musik elektronik di Wuhan Maya Beach Water Park.

 

Dalam sekejap, foto dari kota tempat titik awal pandemi covid-19 itu menuai berbagai kritik. Pasalnya, suasana di Wuhan Maya Beach Water Park tersebut kontras dengan berbagai tempat lain di dunia yang hingga kini masih digelayuti virus SARS-CoV-2 penyebab covid-19. Tak kurang dari 22,9 juta warga dunia telah terinfeksi virus tersebut. Sekitar 700 ribu lebih di antaranya, tewas.

AFP/Hector RETAMAL

Berdansa di pinggiran Sungai Yangtze.

 

Pihak berwenang Tiongkok memberi pembelaan bahwa pesta kolam ialah bentuk selebrasi atas kembalinya kehidupan normal di Wuhan sekaligus menunjukkan kesuksesan Tiongkok menangani pandemi.

AFP/Hector RETAMAL

Berolahraga dan menari bersama.

 

Covid-19 yang merebak di Wuhan pada akhir tahun lalu memang sempat membuat kota itu mengalami isolasi ketat selama beberapa bulan. April silam, isolasi dikendurkan dan warga mulai dapat beraktivitas di luar rumah.

Lihatlah, kehidupan di Wuhan kini kembali bergeliat. Raut ketegangan para warga lambat laun mulai terhapus. Potretpotret ini sangat jauh dari kesan Wuhan setengah tahun lalu ketika kota dari Provinsi Hubei itu bak latar film-film zombi karena pe nguncian.

AFP/Hector RETAMAL

Menikmati jajanan pinggir jalan.

 

Wuhan bahkan sudah membuka kembali pasar wisatawannya pada Juli 2020 setelah situasi pengendalian pandemi dianggap stabil. Pemerintah Hubei telah menawarkan tiket masuk dengan potongan harga ke situs-situs pariwisata untuk meningkatkan ekonomi provinsi setelah mencabut lockdown.

Kendati Wuhan telah diklaim ‘aman’ dari virus korona, kasus infeksi baru masih terus muncul di berbagai wilayah Tiongkok yang hingga kini telah memiliki total 84.917 kasus covid- 19. Wilayah Xinjiang di barat laut melaporkan lonjakan besar infeksi dalam beberapa bulan terakhir. Kondisi itu memaksa pemerintah Tiongkok melakukan kembali pengujian massal dan tindak karantina di kota tersebut.

AFP/Hector RETAMAL

Bermain di pinggir danau.

 

Walaupun terus mencatatkan infeksi virus korona baru, jumlah kematian di Tiongkok akibat penyakit tersebut relatif stagnan, yakni di kisaran 4.634 jiwa sejak April 2020. (CNN/WashingtonPost/ AFP/M-2)

BERITA TERKAIT