Menu Zonasi untuk Jemaah Haji 2019

Views : 598 - 11 July 2019, 23:32 WIB

PEMERINTAH menyediakan menu zonasi (menu sesuai daerah) untuk Jemaah haji 2019 pada saat berada di Mekah. Menu zonasi dengan muatan lokal menggunakan bahan baku lokal Indonesia.

Kepala Bidang Katering Mekah Madinah Ahmad Abdullah, menyampaikan hal itu, saat melakukan kunjungan ke perusahaan katering Oriental Savoury dan Nooha, dua dari 15 perusahaan katering yang melayani jemaah di Madinah, Rabu (10/7).
‘’Untuk menu zonasi hanya ada di Mekah, Alhamdulilah untuk menu terbaik tahun lalu tetap kita pertahankan, sisanya kita ganti dengan menu zonasi dimana siklus menu satu minggu ada tiga kali makan khususnya untuk makan malam kita gunakan menu muatan lokal yaitu menu zonasi,’’jelas Ahmad Abdullah.

Menurut dia,  meskipun baru berbentuk uji coba tapi akan di terapkan tahun ini kebutuhan menu zonasi tersebut, dan diharapkan persediaan bahan baku selalu tersedia serta memenuhi harapan Jemaah.
 Karena itulah, lanjutnya, pemerintah mewajibkan perusahaan-perusahaan katering di Arab Saudi untuk memiliki chef atau juru masak dari Indonesia. Dan bila ada perusahaan besar tidak memiliki koki dari Indonesia, tidak akan dipilih untuk melayani Jemaah haji Indonesia.

Ahmad Abdullah menyebutkan bahwa untuk melayani Jemaah haji  2019 ini, pemerintah menunjuk 15 perusahaan di Madinah, di Mekah 36 perusaah, di Arafah dan Mina sekitar 13 perusahaan, dan sisanya  dikelola oleh muassasah Asia Tenggara.

‘’Dan seluruh perusahaan sudah menyatakan siap untuk melayani Jemaah haji Indonesia dengan sebaik-baiknya, besar harapannya  asupan gizi dan kalorinya untuk memenuhi kebutuhan selama beribadah’’jelas Ahmad Abdullah.

Dia menambahkan, bahwa moto pelayanan  catering di Arab Saudi adalah tepat distribusi, tepat jumlah, tepat menu, tepat rasa. Siklus menu untuk Jemaah haji Indonesia perminggunya ada 14 kali makan, menggunakan rumus 2,3,4,5 yakni 2 kali telur, tiga kali daging, 4 kali ayam, dan 5 kali ikan.

BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA