15 February 2021, 20:58 WIB

Yang Terjadi Jika Prabowo Mencapreskan Diri Lagi


Mediaindonesia.com |Video

Tiga kali turun gelanggang, tiga kali pula tumbang, tak membuat nafsu berkuasa Prabowo Subianto hilang. Jejak Prabowo di panggung Pilpres dimulai sebagai Cawapres pada 2009, Capres pada 2014, dan 2019. Ketiga-tiganya berakhir nestapa. Akankah Prabowo kembali bertarung di 2024?

Hasrat itu masih bergelora. Prabowo memberikan sinyal untuk kembali berkontestasi pada Pilpres 2024. Ia memburu kekuasaan mutlak di pemerintahan, tak hanya sekedar menteri. Meski tak gamblang, Gerindra tidak punya pilihan selain mengusung Prabowo di Pilpres 2024.

Sayangnya, suara Prabowo tergerus karena masuk di pemerintahan. Selain itu, menteri dari Gerindra juga tersangkut korupsi. Petingginya juga kerap bermain dua kaki. Pertanyaannya, akankah ketika kekuasaan mutlak di tangan Prabowo, korupsi juga akan lebih mutlak?

BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA