17 June 2020, 08:00 WIB

Digital Talent Scholarship Dorong Produktivitas Masyarakat


mediaindonesia.com | Telecommunication Update

MENTERI Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny juga mengingatkan bahwa keterbatasan kontak fisik di masa pandemi Covid-19 telah mengubah banyak hal dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan, saat ini terjadi akselerasi transformasi digital dan semakin banyak aktivitas masyarakat yang beralih ke dunia virtual.

“Kini, kita telah memasuki fase adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat produktif dan aman Covid-19”. Untuk itu, Digital Talent Scholarship tidak hanya hadir untuk memenuhi kebutuhan skill di era digital, tetapi sekaligus mempertahankan produktivitas masyarakat,” tutur Menkominfo dalam Pembukaan Online Academy Angkatan 2 DTS 2020 secara virtul dari Jakarta, Senin (15/6).

Pada masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, Kemenkominfo memfokuskan untuk melaksanakan Online Academy yang ditujukan untuk 50 ribu peserta. “Dalam pelaksanaannya, kami bekerja sama dengan Global Technology Company, start-up lokal,dan asosiasi profesi,” tutur Menteri Johnny.

Selain itu ada pula akademi lain yang dilaksanakan bekerja sama dengan lebih dari 90 perguruan tinggi di Indonesia. “Sedangkan akademi-akademi lain juga dilaksanakan melalui kerjasama dengan lebih dari 90 Universitas dan Politeknik yang tersebar di 34 Provinsi di Indonesia,” paparnya.

Dalam Program DTS 2020 terdapat akademi yang pelaksanaannya akan menyesuaikan perkembangan Covid-19. Berikut daftar keseluruhan akademi dalam DTS 2020.

Kemenkominfo menjelaskan bahwa pertama, Fresh Graduate Academy yang merupakan program pelatihan yang ditujukan bagi lulusan S1, D3, dan D4 bidang TIK, MIPA, dan Teknik yang dilaksanakan bersama 55 perguruan tinggi;

Kedua, Vocational School Graduate Academy yang merupakan program pelatihan berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bagi lulusan SMK dan D3/D4 Bidang Teknik dan Manajemen Informatika, Komputer,  Jaringan, Elektro, Mekatronika, Rekayasa Perangkat Lunak, Telekomunikasi, Desain Grafis, Desain Komunikasi Visual, dan Animasi yang diselenggarakan bersama 37 politeknik/sekolah vokasi;

Ketiga, Coding Teacher Academy yang merupakan pelatihan bagi Guru setingkat SMA/SMK/MA/SMP/SD di bidang pemrograman atau coding. Keempat, Regional Development Academy bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) kabupaten prioritas pembangunan (sebanyak 122 wilayah) dan kawasan prioritas wisata (7 wilayah);

Kelima, Digital Entrepeneurship Academy bagi masyarakat umum, pelaku UMKM, dan ibu rumah tangga. Keenam, Thematic Academy yang merupakan pelatihan multisektor dengan pendekatan multidisplin.

Lebih dari 35 ribu peserta

Program Online Academy DTS 2020 telah membuka seleksi angkatan 1 dan angkatan 2. Program OA Angkatan 1 yang saat ini tengah berlangsung dan diikuti oleh 20.483 peserta.

Tema-tema yang ditawarkan adalah OpenStack Administrator, Containers, Kubernetes, OpenShift; IT Essentials, CCNA (Cisco Certified Network Analysis), Network Engineer, CCNA Cyber Operations Specialist, Python, Programming HTML (Hypertext Markup Language), JavaScript, Digital Entrepreneurship, dan Digital Marketing.

“Untuk OA angkatan 2 ini, Kemkominfo menerima sekitar 20.500 pendaftar dan sebanyak 13.172 lolos pendaftaran. Jumlah ini belum termasuk pendaftar tema Digital Entrepeneurship yang masih dibuka hingga tanggal 25 Juni 2020,” tutur Menteri Johnny.

Dalam angkatan 2 Online Academy DTS 2020,  terdapat tema antara lain: Android Developer, iOS Developer, Augmented Reality, Associate Cloud Engineer, Digital Skills, Programming HTML, JavaScript, dan Digital Entrepreneurship.

Menkominfo juga menyatakan arti penting talenta digital. Bahkan, menurutnya, hal itu telah menjadi perhatian khusus kepala negara ASEAN dan Tiongkok.

“Dalam pembukaan ASEAN-China Year of Digital Economy Cooperation pada tanggal 12 Juni 2020 lalu, saya pun menekankan pentingnya pengembangkan talenta digital untuk menjadi perhatian serius oleh para kepala negara ASEAN dan Tiongkok,” paparnya.

Oleh karena itu, Menkominfo mengharapkan agar peserta pelatihan DTS 2020 dapat memanfaatkan kesempatan dengan baik. “Saat inilah kita perlu bergegas menyambut kesempatan-kesempatan besar di bidang digital, menyongsong digital society, masyarakat digital Indonesia,” tandasnya.

Menteri Johnny juga mengucapkan selamat kepada peserta yang terpilih mengikuti DTS 2020.  “Saya ingin mengucapkan selamat kepada para peserta semua karena telah berhasil lolos seleksi Online Academy Angkatan 2, Digital Talent Scholarship (DTS) 2020,” ucapnya. (OL-09)

BERITA TERKAIT