23 January 2023, 13:45 WIB

Dirc Richard Hadirkan Prifat untuk Sediakan Pelatih Privat


Budi Ernanto |

MANTAN atlet taekwondo nasional dan Olimpian, Dirc Richard, yang juga anggota Council Member of Asian Taekwondo Union (ATU) menghadirkan aplikasi bernama Prifat untuk para penggunanya yang membutuhkan pelatih di bidang olahraga, musik, seni, dan budaya. Disediakan juga peralatan pendukungnya.

Prifat bisa diunduh di ponsel berbasis Android dan iOS. Selain itu, Prifat bisa diakses juga melalui perambah.

Dirc menjelaskan, Prifat memberikan kemudahan dan fleksibilitas dalam memilih pelatih dan waktu kegiatan berdasarkan preferensi pribadi termasuk jarak, lokasi, usia, gender, untuk pemula atua nonpemula, berhijab, sesi luring maupun daring.

Prifat dimaksudkan juga untuk mengakomodir pelatih, mentor, hingga pemilik tempat tempat latihan olahraga, seni, musik, dan budaya dan masyarakat di usia 10-60 tahun.

Selain memudahkan dalam memilih pelatih yang bisa diandalkan, para pengguna juga bisa berlatih secara online atau offline, di mana pun dan kapan pun. 

Dirc mengaku optimistis dengan hadirnya Prifat akan memberikan solusi untuk orang-orang yang ingin berlatih secara pribadi di bidang olahraga, seni dan budaya. "Prifat juga akan memberikan peluang penghasilan baru untuk para pelatih. Di sisi lain, banyak pelatih, instruktur, mentor dan guru serta vendor barang perlengkapan latihan juga memiliki akses terbatas ke calon peserta pelatihan," terang Dirc dalam keterangannya, Senin (23/1).

Baca juga: Kesehatan Mental Adalah Fondasi untuk Masa Depan Anak

"Prifat merupakan solusi cerdas untuk menambah portofolio mereka serta memberikan peluang penghasilan tambahan yang nyata," sambung Dirc.

Dirc juga mengatakan bahwa pengembangan Prifat ke depan juga akan mengadakan mini competition, coaching clinic dan kegiatan untuk komunitas. "Prifat akan memiliki Venue sendiri sebagai compound untuk music art dan sport mulai dari kegiatan training, performance bahkan Sport Bar yang terintegrasi," terang Dirc.

Dirc mengatakan dirinya yakin yakin semua orang berhak mendapatkan pelatihan yang intens dari pelatih yang tepat dan tidak terbentur waktu dan lokasi.

"Semua itu demi mengembangkan diri dengan lebih optimal dan tidak menyia-nyiakan kesempatan. Saya dulu sempat kesulitan mencari pelatih taekwondo untuk anak saya, jika ada pun pilihannya terbatas dan hanya berdasarkan info dari mulut ke mulut dan untuk kota besar akan buang buang waktu dan tenaga jika jaraknya jauh,” ujarnya." (RO/R-3)

BERITA TERKAIT