02 October 2022, 21:06 WIB

Lenovo ISG Bantu Perusahaan Atasi Ragam Tantangan di Era Digital


mediaindonesia.com |

PANDEMI Covid-19 tak hanya membawa dampak yang merugikan. Blessing in disguise, pandemi juga membawa berbagai perubahan positif. Seperti, mengakselerasi digitalisasi dan menumbuhkan sistem kerja baru yang memungkinkan karyawan bekerja dari mana saja. Work from anywhere (WFA), begitu sebutan populernya. 

Di satu sisi, perubahan tersebut menciptakan work-life balance yang sangat penting bagi kualitas hidup pegawai.

Namun di sisi lain, perusahaan dituntut untuk mengubah sistem kerja, termasuk menyediakan infrastruktur yang memungkinkan pekerja bisa melakukan WFA dengan optimal, termasuk manajemen data yang volumenya terus meningkat agar bisa diakses dan diolah pegawai secara cepat, dari mana saja, setiap kali dibutuhkan.

Pun demikian dengan efek akselerasi digitalisasi yang dibawa pandemi. Konsumen yang telanjur nyaman dengan digitalisasi layanan membuat perusahaan harus menyesuaikan diri, yakni menyediakan layanan/produk terdigitalisasi dengan mutu yang harus terus meningkat. Jika tidak, perusahaan akan kalah dalam persaingan.

Tentu saja, tantangan bisnis tak hanya terkait digitalisasi layanan/produk dan perubahan sistem kerja. Masih banyak tantangan lain dalam persaingan yang kian ketat ini.

Untuk menghadapi berbagai perubahan dan tantangan tersebut, perusahaan perlu berbenah diri, beradaptasi, dan bertransformasi.

Memang, hal itu bukan pekerjaan ringan. Namun, tak perlu khawatir, karena ada pihak-pihak profesional yang siap membantu.

Salah satunya ialah Lenovo Infrastructure Solutions Group (ISG), penyedia solusi infrastruktur cerdas untuk organisasi, mulai dari skala kecil seperti UMKM, hingga perusahaan berskala besar.

Baca juga: Didukung Core 12th Gen Intel, ASUS Zenbook 14 OLED Lebih Powerful

“ISG merupakan salah satu dari lini bisnis Lenovo. Saat ini, Lenovo memiliki tiga lini bisnis yaitu Solutions & Services Group (SSG), ISG, dan Intelligent Devices Group (IDG),” ujar Sumir Bhatia, President Lenovo Infrastructure Solutions Group, Asia-Pacific, pada temu media di  Jakarta, beberapa waktu lalu.

ISG, lanjutnya, membantu membangun organisasi/perusahaan yang lebih ‘cerdas’. 

“Melalui edge and cloud computing, analisis dan kecerdasan buatan, serta infrastructure-as-a-service melalui TruScale (salah satu produk layanan ISG), kami menghadirkan teknologi yang lebih cerdas untuk semua skala usaha,” kata Sumir.

Selain dilengkapi dengan teknologi terkini dan pengalaman mendalam, menurutnya, Lenovo ISG memiliki sejumlah keunggulan lain. Antara lain, menyediakan portofolio solusi komprehensif, mulai dari pembentukan dan pengelolaan data center, hingga edge dan cloud computing.

Hal itu dilakukan secara end-to-end dengan didukung rantai pasokan yang andal untuk memberikan tingkat keamanan dan kelancaran yang mumpuni. 

Pada kesempatan itu, General Manager Lenovo ISG PT Lenovo Indonesia, Dick Bahar, memaparkan salah satu contoh solusi yang diberikan kepada klien mereka, sebuah bank ternama di Indonesia.

Bank tersebut ingin mendigitalkan pengalaman perbankan konsumen dan secara strategis memperbarui sistem keuangan yang berfokus pada sistem GL pada S/4HANA.

Lenovo pun mendesain S/4HANA untuk beberapa segmen yang utama. Solusinya termasuk peralatan bersertifikat Lenovo SAP HANA dengan node bersertifikat ThinkAgile VX 4U untuk SAP HANA.

“Solusi yang kami berikan terbukti memberikan sejumlah manfaat. Seperti, mengurangi pengeluaran dan kompleksitas. Teknologi ThinkAgile HCI Solutions dari kami membantu mempercepat penyebaran, menyederhanakan manajemen dan efisiensi pusat data, membangun performa yang mulus, terukur, dan dapat diandalkan,” papar Dick.

Pertumbuhan Impresif

Dengan kepiawaian Lenovo ISG dalam memberikan solusi atas tantangan-tantangan yang dihadapi perusahaan di seluruh dunia, lini bisnis Lenovo ini mampu mencapai tingkat pertumbuhan bisnis yang impresif.

Tercatat, ungkap Sumir, pada triwulan I 2022, pendapatan ISG melampaui US$2 miliar untuk pertama kalinya, naik 14% (yoy), dan telah meraih keuntungan selama tiga kuartal berturut-turut. Adapun laba operasionalnya tumbuh  lebih dari 202%.

Segmen penyedia layanan cloud, serta server dan storage, lanjut Sumir, mencetak rekor raihan pendapatan sepanjang masa dan melampaui pasar secara signifikan. Demikian juga pendapatan dari edge computing yang tumbuh hampir dua kali lipat dari tahun ke tahun.

Pada segmen high performance computing, bisnis ISG mempertahankan posisi kepemimpinan menempati nomor 1 dalam daftar Top500 dengan menambahkan lebih banyak sistem Lenovo, seperti Neptune, teknologi pendingin cair yang unik dan ramah lingkungan untuk server/data center,” pungkas Sumir. (RO/OL-09)

 

BERITA TERKAIT