25 September 2022, 14:03 WIB

Maksimalkan Bisnis di Ranah Digital Lewat Google My Bussiness, Begini Caranya


Mediaindonesia.com |

PEMASARAN secara digital saat ini dilakukan oleh hampir seluruh pelaku usaha untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Sejumlah alat untuk melakukan pemasaran digital pun semakin banyak ditemukan, salah satunya Google My Bussiness. 

Duta Kampus UNPI Cianjur Lusi Ayu Daningsih menjelaskan, Google my business adalah alat atau fitur yang digunakan untuk bisnis atau pemasaran berupa barang maupun jasa yang dikelola di internet melalui google. 

Menurutnya, ada 4 cara menarik pelanggan melalui google my business. Pertama, gunakan judul atau headline berita yang menginspirasi dan menarik. Kedua, tunjukan dan share nilai usaha Anda melalui konten. Ketiga, gunakan gambar dan video dengan bijak. 

"Terakhir, sertakan hashtag pada setiap konten atau berita yang Anda buat”, papar Lusi Ayu dalam webinar bertajuk Tips Dunia Digital: Google My Business yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informtika bersama Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi. 

Head of RnD Urban Sakola Denisa Nur memperkaya pembahasan mengenai tips menggunakan google my business ditinjau dari perspektif etis digital.  

Menurutnya, ada 3 etika yang perlu dipahami dalam menggunakan aplikasi google my business. Pertama, berikan informasi yang jujur kepada konsumen. 

"Kedua, gunakan kalimat positif di setiap konten yang dibuat. Terakhir, tidak melakukan plagiasi, ” ujar Denisa Nur.

Baca juga : Agar Melek Digital Marketing, JNE Gandeng Jagoan Digital

Ketua Program Studi Manajemen Pemasaran Politeknik APP Jakarta Aji Kresno melengkapi pembahasan mengenai tips menggunakan google my business ditinjau dari perspektif pilar aman digital. 

Menurutnya, ada 3 tips aman dan nyaman menggunakan google my business. Pertama, banyak mencari informasi dan riset mengenai konten yang paling banyak disukai. Kedua, baca dengan baik term & kondisi yang diberikan oleh pihak google.

"Terakhir, selalu jaga keamanan akun google Anda dengan secara berkala update password dan mengaktifkan keamanan berjenjang , papar Aji Kresno.

Webinar itu merupakan bagian dari program Indonesia Makin Cakap Digital yang diinisiasi Kemenkominfo pada 2021 untuk meningkatkan literasi digital masyarakat Indonesia. 

Berdasarkan survei Nasional Kemenenkominfo dan Katadata pada 2021, tingkat literasi digital masyarakat Indonesia berada pada angka 3,49 dari skala 5 atau masih kategori sedang belum mencapai kategori baik. Program Cakap Digital yang fokus pada 4 pilar digital, yaitu Kecakapan Digital, Etika Digital, Keamanan Digital, dan Budaya Digital pun diluncurkan dan menargetkan peringkat literasi divital Indonesia meningkat. 

"Pada tahun 2022 akan diberikan pelatihan literasi digital kepada 5,5 juta masyarakat. Kinerja literasi digital pun mulai menunjukkan peningkatan dari segi kualitas. Peluang kecakapan digital tersebut perlu dimanfaatkan secara optimal, mengingat kita memiliki potensi sumber daya manusia yang besar”, ujar Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G. Plate. (RO/OL-7) 

 

BERITA TERKAIT