08 August 2022, 10:44 WIB

Ketahui Cara Penipu Mengolah Data Pribadi Korban


Mediaindonesia.com |

Teknologi informasi berkembang secara masif. Perubahan gaya hidup menjadi serba digital menawarkan kemudahan dan kepraktisan dalam beraktivitas. Di sisi lain, tingginya aktivitas digital juga membuka potensi buruk, seperti pencurian dan penipuan. Sehingga masyarakat perlu mewaspadai modus-modus baru yang muncul seiring perkembangan teknologi.

“Modus atau caranya semakin hari makin banyak,” kata Founder-Komisaris Lenere Business Suite, Eko Prasetyo di Kediri, Jawa Timur, pada Rabu (3/8).

Sekarang ini pelaku kejahatan memanfaatkan kemajuan teknologi untuk melakukan aksinya. Teknik pengelabuan atau pencurian data misalnya, pelaku melihat foto-foto yang korban publikasikan di media sosial.

Dari sini data pribadi seperti alamat rumah, nama, tanggal lahir, dan lain sebagainya. Kemudian, Eko melanjutkan, pelaku bisa  mengumpulkan data-data lainnya dan diolah sehingga mendapatkan data pribadi seutuhnya.

Di sisi lain, pelaku juga bisa melakukan Scam. Penipu beraksi melalui telepon, email, messaging, dan lain sebagainya. Tujuan pada umumnya untuk mendapatkan uang dari pada korban. “Secara lingkup perjalanan memang panjang, tapi proses diolah perlahan-lahan dan cukup berbahaya. Sangat disarankan untuk berhati-hati ketika mau melakukan publikasi,” kata Eko. (OL-12)

BERITA TERKAIT