06 August 2022, 23:42 WIB

Unggahan di Media Sosial Berpotensi Memicu Kejahatan Siber


Mediaindonesia.com |

Era transformasi digital, membawa masa di mana aktivitas digital menjadi kian masif. Aktivitas di ruang digital juga memunculkan tantangan dalam budaya digital. Membuat letak geografis dan budaya masyarakat harus berbaur dan menciptakan aturan etika baru di ruang digital.

"Mengaburnya wawasan kebangsaan, menipisnya kesopanan dan kesantunan, serta menghilangnya budaya Indonesia dikarenakan media media digital jadi panggung bagi budaya asing adalah tantangan budaya digital saat ini," Kata Frida Kusumastuti, Dosen Universitas Muhammadiyah Malang di Madiun, Jawa Timur, pada Selasa (2/8).

Di samping itu minimnya pemahaman akan hak-hak digital dan kebebasan berekspresi yang kebablasan juga menjadi problem baru. Tak hanya itu, masih ada problem karena berkurangnya toleransi dan penghargaan pada perbedaan. Termasuk menghilangnya batas-batas privasi karena kurangnya pahaman masyarakat akan menyaring informasi yang dibagikan di media sosial.

Segala unggahan di media sosial terkait dengan keamanan digital yang menimbulkan potensi kejahatan siber. Karena itu pengguna harus bijak saat mengunggah sesuatu yang pribadi di media sosial. Dia juga mengatakan masyarakat harus memiliki budaya dalam bermedia digital. Yaitu kemampuan individu dalam membaca, menguraikan, membiasakan, memeriksa, dan membangun wawasan kebangsaan, nilai Pancasila dan Bhineka Tungga Ika dalam kehidupan sehari-hari. (OL-12)

BERITA TERKAIT