07 July 2022, 16:42 WIB

Praktisi: Tata Krama Menggunakan Internet Diperlukan untuk Relasi Sosial


Mediaindonesia.com |

Masyarakat kini telah beradaptasi dengan digitalisasi, semenjak pandemi dua tahun berjalan dan memaksimalkan pemanfaatan ruang digital untuk kehidupan sehari-hari.

Di ruang digital para pengguna membaur, sebab tak ada lagi batas geografis negara. Diperlukan etika dan sikap toleransi agar ekosistem digital tetap kondusif serta terhindar dari konflik.

"Setiap aktivitas digital kita harus dan wajib menggunakan etika digital," ujar dosen praktisi Program Magister UNAIR dan HR Profesional, Rovien Aryunia di Madiun, Jawa Timur, akhir pekan lalu.

Lebih lanjut dia mengatakan, etika digital merupakan tata krama dalam menggunakan internet. Urgensi etika berinternet sendiri diperlukan mengingat pengguna internet berasal dari berbagai macam negara dengan perbedaan bahasa, budaya dan adat istiadat. Sebab meskipun tidak bertemu langsung, namun yang ada di balik layar monitor juga merupakan manusia separti di dunia nyata.

Setiap pengguna perlu belajar etika seperti saat mengakses informasi, yakni memilah informasi agar terhindar dari hoaks dan memverifikasi kembali sebelum menyebarkannya. Terlebih saat ini dengan adanya internet membuat setiap orang kebanjiran informasi yang semuanya belum tentu kebenarannya.

Memahami etika digital berarti juga membentengi diri dari hal negatif saat berpartisipasi membangun relasi sosial di masyarakat. Etika digital sangat diperlukan agar bisa berkolaborasi secara aman dan nyaman dengan pengguna lainnya. (OL-12)

BERITA TERKAIT