07 July 2022, 11:18 WIB

Lindungi Data Pribadi, Jangan Berlebihan Berbagi Informasi


Mediaindonesia.com |

Head of Creative Visual Brand Hello Monday Morning, Andry Hamida mengungkapkan individu yang cakap bermedia digital dianggap memiliki kompetensi dalam hal mengetahui, memahami, dan menggunakan perangkat keras maupun lunak dalam lanskap digital.

Termasuk dalam menggunakan mesin pencarian informasi, aplikasi percakapan, dan media sosial, serta aplikasi dompet digital, marketplace, dan transaksi digital. Sementara itu, aktivitas yang semakin tinggi di dunia digital membawa dampak pada risiko keamanan data pribadi. "Pengguna harus lebih bijak dalam menggunggah sesuatu yang mungkin akan potensi pencurian data dan penipuan digital," kata Andry di Madiun, Jawa Timur, melalui siaran pers, Kamis (7/7).

Untuk itu ketahui data-data pribadi yang bisa disalahgunakan dan sebaiknya jangan disebarkan di media sosial. Antara lain nama lengkap, tanggal lahir, alamat rumah, mama orangtua, nama anak, nama pasangan, nama hewan peliharaan, nama karyawan, serta alamat kantor.

Data-data tersebut bila disatukan akan menimbulkan konsekuensi para penjahat di dunia maya untuk berpura-pura menjadi target korbannya. Data pribadi bahkan bisa dipakai untuk membobol rekening bank.

Lebih jauh warga digital disarankan untuk tidak berlebihan berbagi informasi saat bermain media sosial. Biasanya pelaku kejahatan cyber pun mendapatkan data pribadi sedikit demi sedikit dari apa yang diunggah di media sosial seperti membagikan lokasi terkini. Hal terbaru dari pencurian data adalah aktivitas di media sosial seperti mengisi form kuis yang mengarah pada data pribadi. (OL-12)

BERITA TERKAIT