04 July 2022, 18:23 WIB

Pengguna Internet Perlu Waspada Penipuan di Dunia Maya


Mediaindonesia.com |

Individu yang cakap bermedia digital dinilai mampu mengetahui, memahami, dan menggunakan perangkat dalam lanskap digital, mesin pencarian untuk mencari informasi, aplikasi percakapan dan media sosial serta aplikasi dompet digital, loka pasar, dan transaksi digital.

"Kecakapan digital kita bukan hanya di personal space tapi juga di public space. Karena itu pilar keamanan dan pilar etika menjadi penting ketika interaksi di dunia digital," ujar Dekan Fikom Unitomo, Harliantara di Ngawi, Jawa Timur, pekan lalu.

Lebih jauh dia mengatakan, telah terjadi perubahan besar dari sistem analog menjadi digital di mana penyebaran informasi berkembang dan berubah. Media konvensional yang dulu hebatnya ketika muncul digitalisasi mengalami perubahan kekuatannya.

Perubahan aspek kehidupan ke arah digital tak terlepas dari dampak negatifnya seperti maraknya kasus penipuan di dunia maya. Akhirnya pengguna media digital juga perlu memahami bagaimana melindungi diri di ranah digital. Seperti saat berbelanja online, menggunakan email, dan mengakses media sosial.

"Ketahui jenis penipuan online yang paling populer dan teknik yang digunakan penjahat siber untuk mendapatkan informasi pribadi dan data finansial kita," katanya lagi.

Target dari kejahatan siber antara lain untuk mengambil uang dan pelaku akan menempuhnya dengan segala cara. Perhatikan penggunaan aplikasi seperti email berisi phissing yang memberikan tautan link padahal ingin mencuri data pribadi. Termasuk penipuan pinjaman dari bank hingga penipuan dengan modus kencan online.

Setiap orang perlu mengoptimalkan penggunaan media digital sebagai sarana kehidupan sehari-hari. Namun jangan melupakan aspek keamanan dengan melindungi data pribadi dan mewaspadai berbagai jenis penipuan digital. (OL-12)

 

BERITA TERKAIT