24 June 2022, 18:47 WIB

Startup Vinmo Tawarkan Karyawan Atasi Masalah Keuangan


meidaindonesia.com |

KEHADIRAN layanan akses upah yang diperoleh diawal atau dengan bahasa lain yaitu Earned Wage Access (EWA) semakin diminati masyarakat guna mengatasi masalah keuangan secara global berkat gaya hidup yang dituntut sebagian besar pekerja saat ini.

Produk start-up fintech dalam bidang EWA yang saat ini sedang berkembang di Indonesia adalah Vinmo, memberikan fasilitas karyawan untuk mengakses sebagian dari gaji mereka kapan saja sebelum hari gajian.

Dengan demikian, solusi Vinmo kini memungkinkan bisnis, khususnya perusahaan, menyediakan akses hak karyawan kapanpun dan dimana pun yang aman, tanpa menambah pekerjaan operasional perusahaan dan mengganggu cashflow perusahaan mereka.

CEO & Co-Founder Vinmo, Kristoforus Giovanni, mengatakan, “Melalui akses upah yang diperoleh, pemberi kerja tidak perlu lagi melalui proses dan prosedur yang lama dalam menyediakan akses gaji bagi karyawan yang perlu mendapatkan gaji bersih sebelum tanggal pembayaran reguler mereka."

Baca juga: GetPaid Tawarkan EWA agar Karyawan Tak Terjerat Pinjol Ilegal

"Upah dapat dipotong dari total pendapatan mereka dan tersedia bagi mereka dengan nyaman, mudah, serta cepat dan yang paling penting adalah Vinmo produk tanpa bunga dan bukan perusahaan pinjaman sehingga tidak ada bunga yang memberatkan karyawan, karena kami bukan pinjol,” katanya.

“Vinmo adalah produk yang kami luncurkan dengan komitmen ingin memajukan kesejahteraan karyawan Indonesia karena perusahaan kami asli berasal dari Indonesia," ucap Krisforus,

"Tentunya kami sangat mengerti kebutuhan karyawan Indonesia dalam hal mengelola keuangan, dan kami terus berupaya untuk mensejaterahkan karyawan Indonesia dengan cara terjun langsung ke perusahaan dan pabrik untuk mendengar keluhan karyawan dalam hal keuangan," katanya.

"Harapan kami kedepannya kami bisa menjadi platform kesejahteraan karyawan serta bekerjasama dengan berbagai platform yang menguntungkan bagi karyawan di Indonesia," jelas Kristoforus. (RO/OL-09)

 

BERITA TERKAIT