23 June 2022, 18:57 WIB

Startup ini Dorong Pengembangan Bisnis Kuliner


Mediaindonesia.com |

Startup Foodstory terus mengembangkan bisnis kuliner di Indonesia dengan mendorong bertumbuhnya brand kuliner lokal.

Foodstory Group merupakan perusahaan startup Direct-to-Consumer (D2C) yang berfokus pada sektor F&B di Indonesia. Foodstory Group berinvestasi dan meningkatkan potensi brand F&B dengan menyediakan modal dan sumber daya bagi brand F&B tersebut untuk tumbuh. 

Foodstory Group memiliki beberapa brand di bawah naungannya seperti Chicken Pao, Bowlgogi, Lahab Chicken, Rames Kita, Gaaram, Soto Legenda, Gaembull BBQ, Aidon dan banyak lagi yang akan datang.

Adapun brand Gaaram sejak bergabung dalam portofolio bisnis milik Foodstory Group, telah merambah lokasi penjualannya dengan total 35 lokasi dari Medan hingga Makassar. 

“Investasi yang kami berikan kepada brand kuliner seperti Gaaram tidak hanya meningkatkan potensi mereka sebagai kuliner lokal, namun juga partisipasinya pada pertumbuhan sektor kuliner di Indonesia," ujar Dennish Tjandra selaku Co-Founder dan CEO Foodstory Group.

Sejak diperkenalkan pada awal pandemi 2020 lalu, Gaaram tidak hanya menggabungkan cita rasa kuliner dengan kandungan yang sehat dan lezat, namun juga telah berhasil memadukan 15 jenis rempah-rempah asal Indonesia dalam varian menunya. 

Ditambah dengan berbagai opsi pilihan sambal dan nasi jeruk, Gaaram berkomitmen untuk menjadi salah satu brand kuliner lokal yang dapat
memberikan sajian berkualitas bagi masyarakat Indonesia.

“Gaaram yang telah menjadi bagian dari ekosistem brand kuliner dibawah naungan Foodstory Group, hadir dengan paduan menu dan rasa yang berbeda dengan kuliner lokal lain. Perpaduan ayam goreng dengan bumbu Charcoal tidak hanya memberikan sajian yang lezat, namun juga menyehatkan bagi yang menyantap (tapi tetap dengan catatan tidak dikonsumsi secara berlebihan),” jelas  Dennish

Dennish menegaskan bahwa presentasi menu Gaaram sangatlah menarik. Ayam dimasak dengan cara khusus menggunakan kertas alumunium foil, hingga membuat Charcoal-nya merekat. 

Bentuk sajiannya sangat kekinian dengan rice bowl dalam mangkuk kertas berwarna oranye disertai dengan nasi jeruk yang diberi topping lauk berupa kulit ayam crispy, daging ayam goreng berbumbu, irisan mentimun, sambal asam pedas serta taburan daun bawang.

“Padu padan antara bumbu rempah asal Indonesia pada menu yang diberi nama Ayam Batubara ini memberikan sensasi ketagihan dari sejak gigitan pertama. Apalagi dilengkapi dengan rasa asam pedas dari sambal merah yang dihadirkan,” tambahnya. 

Lebih jauh, beberapa penelitian juga menyebutkan bahwa arang aktif bisa dibilang sebagai zat serbaguna yang mampu mengikat serta membuang racun yang ada di dalam tubuh jika dimanfaatkan dalam jumlah yang sesuai. 

Kembali ke Foodstor,  Group ini diprakarsai oleh orang-orang berpengalaman, jebolan perusahaan ternama seperti Rocket Internet, Gojek, Applebee's, dan lainnya. Tim ini awalnya terkumpul karena kecintaan mereka terhadap kuliner. 

Foodstory Group akhirnya terbentuk karena para talenta muda ini memiliki visi yang sama yakni keinginan untuk membantu mengembangkan brand-brand berpotensi di industri F&B dan membawa para pelaku usaha F&B berpotensi tersebut untuk melangkah bersama ke masa depan
yang lebih baik. (RO/E-1)

BERITA TERKAIT