07 June 2022, 10:27 WIB

Platform Investasi Kripto Pintu Raih Pendanaan Senilai Rp1,6 Triliun


mediaindonesia.com |

PT Pintu Kemana Saja nama brand Pintu, platform jual beli dan investasi aset kripto di Indonesia, mengumumkan telah menyelesaikan putaran pendanaan seri B senilai US$113 juta atau sebesar Rp1,6 triliun. Pendanaan ini berasal dari Intudo Ventures, Lightspeed, Northstar Group, dan Pantera Capital.

Diluncurkan pada bulan April tahun 2020, Pintu merupakan platform jual beli dan investasi aset crypto lokal terkemuka di Indonesia.

Pintu menawarkan lebih dari 50 aset kripto yang diperdagangkan seperti Bitcoin dan Ethereum.

Aplikasi Pintu dirancang khusus untuk investor pemula dengan menawarkan pengalaman berinvestasi melalui mobile app yang intuitif dengan berbagai fitur unggulan seperti keamanan tingkat tinggi dan fitur edukasi Pintu Academy yang mudah diakses.

Seluruh rangkaian serta keterlibatan komunitas tersebut dihadirkan untuk memberikan kemudahan serta membantu investor dalam menentukan keputusan investasi yang tepat, disertai dengan pengelolaan risiko yang baik terhadap volatilitas pasar dan berbagai gerakan spekulatif.

Dalam rangka memberikan pengalaman investasi aset kripto terbaik, Pintu menghadirkan berbagai fitur baru yang sudah dapat digunakan di antaranya, Pintu Earn yang menawarkan pengguna mendapatkan imbalan dalam bentuk Annual Percentage Year (APY) yang dibayarkan per jam dan tanpa periode penguncian.

Lalu, ada juga fitur Pintu Staking (PTU Staking) bagi pemegang Pintu Token (PTU) cukup dengan mengunci aset PTU Token yang dimiliki dan akan mendapatkan beragam benefit eksklusif.

Selain itu untuk memberikan kemudahan dalam melakukan deposit dan withdraw, saat ini PINTU telah didukung banyak pilihan channel pembayaran seperti rekening bank, hingga e-wallet yang terintegrasi langsung ke dalam aplikasi.

Sejak diluncurkan, Pintu telah diunduh lebih dari 4 juta pengguna. Dengan peningkatan tersebut, PINTU telah menjadi platform perdagangan jual beli aset kripto yang paling banyak diunduh di Indonesia di beberapa quarter terakhir berdasarkan data.ai.

Pertumbuhan ini juga didorong oleh besarnya komunitas Pintu yang terdapat di Telegram, Discord, Instagram, dan Tiktok dengan total lebih dari 790.000 pengikut aktif setiap bulannya.

Untuk memenuhi kebutuhan pengguna, Pintu telah mendirikan Pintu Academy, sebuah program edukasi yang dirancang untuk memberikan edukasi bagi investor mengenai seluk beluk investasi aset crypto, dari mulai pemahaman secara dasar hingga informasi mengenai pengelolaan risiko yang baik dan berkelanjutan.

Selama beberapa tahun terakhir, investor aset kripto di Indonesia tumbuh pesat hingga dua kali lipat.

Berdasarkan data yang dikemukakan oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) per Februari 2022 jumlah investor aset crypto di Indonesia mencapai 12,4 juta investor melampaui investor saham sejumlah 7 juta.

Baca juga: Kommunitas Launchpad Kripto Bisa Bersaing di Dunia Kripto

Penetrasi investor aset kripto di Indonesia baru mencapai 4% dari total populasi, untuk itu pertumbuhan kepemilikan aset crypto di Indonesia diprediksi akan terus mengalami pertumbuhan yang signifikan.

Secara legalitas, Pintu merupakan platform investasi aset kripto yang terdaftar dan berlisensi resmi oleh lembaga Bappebti yang melayani pedagang atau investor retail di Indonesia di bawah kerangka peraturan pemerintah Indonesia.

Pintu secara aktif juga bekerja sama dengan pemerintah Indonesia untuk memberikan edukasi cara berinvestasi aset kripto dengan aman melalui berbagai kegiatan, di antaranya mengadakan workshop, webinar, dan berbagai kegiatan di media sosial.

“Pasar aset kripto di Indonesia menunjukan pertumbuhan yang luar biasa selama satu tahun terakhir, kami melihat pertumbuhan positif ini didorong oleh beberapa faktor seperti regulasi yang lebih jelas, serta adanya peningkatan pengetahuan masyarakat terhadap aset kripto," ujar Jeth Soetoyo, Founder & CEO Pintu dalam keterangan, Selasa (7/6).

"Untuk memberikan kemudahan bagi pengguna kripto di Indonesia, kami membangun Pintu bagi investor aset kripto baru maupun investor berpengalaman," jelasnya.

"Kami percaya bahwa adopsi aset crypto di Indonesia baru memasuki tahap awal, dan mengedukasi masyarakat merupakan fundamental yang sangat penting untuk memastikan pertumbuhan ini berjalan dengan cara yang sehat,” kata Jeth.

Jeth menambahkan, “Kami akan terus membangun momentum ini dengan menawarkan lebih banyak fitur baru serta menginisiasi berbagai strategi yang tepat guna membawa aset crypto ke lebih banyak lagi masyarakat Indonesia."

"Kami selalu mendorong diri kami untuk memenuhi kebutuhan pengguna dan memberikan pengalaman terbaik dalam berinvestasi aset crypto. Kami juga memberikan apresiasi yang tinggi bagi pengguna Pintu yang terus mendukung dan membantu untuk mewujudkan visi kami,” tuturnya.

“Kami sangat bersemangat untuk melanjutkan perjalanan kami dengan Pintu dan kami menyambut baik kehadiran partner baru kami dari Northstar Group," kata Hemant Mohapatra, Partner at Lightspeed.

Pantera terus mendukung PINTU dalam upayanya membawa adopsi aset kripto dan layanan keuangan di Indonesia, didorong dengan produk-produk PINTU yang inovatif, aktif mengedukasi pasar, dan memberikan pengalaman berinvestasi yang sesuai dengan kebutuhan investor lokal,” ungkap Paul Veradittakit, Partner at Pantera Capital.

"Pintu sendiri identik dengan investasi aset crypto di Indonesia, sebagai platform investasi aset crypto yang mengadopsi model aplikasi yang user-friendly dan mampu menjawab secara spesifik kebutuhan serta habit investor aset crypto di Indonesia,” ungkap Patrik Yip, Founding Partner, Intudo Ventures. (RO/OL-09)

 

 

 

BERITA TERKAIT