27 May 2022, 13:48 WIB

Kemenkominfo Gandeng Aruna Sosialisasi Adopsi Teknologi Digital Bersama Nelayan


mediaindonesia.com |

KEMENTERIAN Komunikasi dan Informatika (Kemenklominfo) bersinergi dengan Aruna, startup perikanan yang merevolusi ekosistem perdagangan hasil laut dengan teknolog.

Ketua Tim Transformasi Digital Pertanian, Maritim, Logistik Ir. Wijayanto MM, melaksanakan seremoni pengiriman ekspor produk perikanan berbasis digital (supply chain tracking) dari Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, menuju pasar global pada Rabu (25/5).

Aruna sebagai sebuah perusahaan perikanan terintegrasi asal Indonesia yang berkomitmen untuk meringkas rantai pasok produk perikanan dengan menghubungkan nelayan skala kecil ke pasar global melalui teknologi.

Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung upaya Kemenkominfo dalam mengedukasi masyarakat akan teknologi digital khususnya bagi nelayan Aruna.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate saat ini tengah fokus pada adopsi teknologi digital 4.0.

Dalam keterangan pers yang diterima, Jumat (27/5), Menkominfo mengatakan, “Pemerintah berupaya mengoptimalisasi potensi dan produktivitas UMKM dengan mendorong digitalisasi bagi UMKM yang masih berjualan secara luring."

Baca juga: Microsoft Bakal Hadirkan Aplikasi Subsistem Windows di Lima Negara

"Ada 13 kawasan yang menjadi prioritas kami untuk meningkatkan kemampuan (scale up) adopsi teknologi digital 4.0 di tahun 2022 ini yakni Sumatra Utara, Bangka Belitung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tenggara, Kalimantan Barat, Papua dan Papua Barat,” paparnya.

Upaya Kemenkominfo saat ini sejalan dengan fokus Aruna. Aruna dibantu oleh Yayasan Maritim Nusantara Lestari selalu konsisten untuk mengedukasi nelayan Aruna agar mereka memahami manfaat dan kegunaan dari teknologi khususnya teknologi yang Aruna kembangkan. 

“Kami berterima kasih kepada Kemenominfo yang telah mensupport kami dalam kegiatan ini," ujar Utari Octavianty, Chief Sustainability Officer & Co-founder Aruna.

"Kami berharap dengan adanya kolaborasi ini, nelayan Aruna semakin termotivasi dan semakin ter-upgrade level pengetahuan mereka tentang teknologi digital, khususnya teknologi Aruna," jelasnya.

"Kami juga ingin mereka semakin kenal dan tahu manfaat dari teknologi Aruna dan juga kami harapkan kedepannya mereka dapat semakin familiar dan mampu menggunakan teknologi Aruna dengan baik, “ tutur Utari.

Teknologi Aruna mengedepankan sustainability, traceability dan supply chain dalam proses bisnis. Melalui teknologi Aruna, Aruna mampu meringkas proses supply chain yang panjang sehingga berdampak pada kepastian harga jual yang aman dan adil bagi nelayan. (RO/OL-09)

BERITA TERKAIT