24 May 2022, 20:57 WIB

Harga Kripto Luna Anjlok, Trading Forex Bisa Jadi Pilihan


mediaindonesia.com |

BARU-baru ini sedang hangat menjadi perbincangan masyarakat luas mengenai anjloknya pasar kripto dan yang paling heboh terjunnya harga kripto Luna 99.9% ke titik terendah Rp 0,5 per koin alias kurang dari satu rupiah.

Pasalnya di tengah ketidakpastian global ini investor yang menanamkan asetnya di Luna banyak yang mencairkan uangnya saat harga mata uang tersebut mulai turun.

Akibatnya, harga Luna pun makin anjlok dan berujung dibekukan dalam perdagangan di blockchain.

Korban berjatuhan pun semakin banyak. para investor Luna yang panik karena kehilangan uang mulai melakukan aksi jual rugi atas kripto tersebut.

Selain penurunan di aset kripto Luna, penurunanpun diikuti oleh aset kripto lainnya.

"Investor kripto sekarang beralih ke trading forex yang dinilai lebih rendah risikonya jika dibandingkan investasi di kripto.," ujar Analis Didimax Cenli Yani dalam keterangan, Selasa (24/5).

Seering dengan pulihnya keadaan ekonomi masyarakat karena meredanya pendemi covid 19, semakin banyak pula kasus-kasus investasi bodong mencuat ke ranah publik, seharusnya ini menjadi opsi masyarakat untuk lebih bijak memilih investasi. 

Baca juga: Pintu dan Startup Mangkokku Hadirkan 'Paket Cuan' Berhadiah Bitcoin

Cenli mengatakan, Investasi yang liquid dan menguntungkan adalah trading forex." Akan tetapi harus dilakukan pada broker forex berizin," katanya.

Salah satu broker forex yang aman dan terpercaya, yang satu-satunya memberikan edukasi bimbingan intens secara gratis yaitu Didimax.

Broker Didimax ini sendiri merupakan sebuah perusahaan pialang dengan legalitas resmi yang diawasi langsung oleh Bappebti dan merupakan anggota dari JFX dan KBI.

“Dana nasabah itu aman, karena setiap pergerakan kami diawasi langsung oleh Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka dan Komoditi atau Bappebti," jelasnya.

"Kami pun anggota dari kliring berjangka Indonesia. Kami punya yang namanya segregated account," katanya.

"Segregated account ini adalah rekening pemisah antara dana nasabah dengan dana oprasional perusahaan. Sebanyak 70% dana nasabah di KBI, 30%-nya ada di segregated account,” tutur Cenli.

Bukan hanya mengenai profil perusahaannya saja, untuk mengikuti invetasi trading forex ini diperlukan ilmu yang mumpuni agar tidak menjadi korban oknum oknum yang mengatasnamakan trading.

Maraknya investasi titip dana trading dengan keuntungan bagi hasil dikarenakan kurangnya pemahaman masyarakat mengenai bagaimana berinvestasi yang baik dan benar di bidang trading forex.

“Kami Didimax, menyediakan edukasi bimbingan secara gratis, intens pula secara online dan offline. Kami mengajarkan bagaimana cara meminimalisir resiko kerugian dalam trading forex untuk mendapatkan keuntungan yang konsisten," jalasnya.

"Trading forex ini transaksi yang paling aman. Karena kita sendiri yang mentransaksikan modal kita sendiri, dan kita yang membuatkan plan untuk bisnis kita sendiri, mau profit berapa dan berapa % kerugian yang perlu di keluarkan. Tanpa intervensi orang lain” ujar Cenli. 

Hanya dengan berilmu kita lolos dari segala macam bentuk investasi yang sewaktu waktu bisa menjadi bom bahkan boomerang untuk diri sendiri. 

Berpusat di Bandung, Didimax memiliki kantor cabang yang tersebar di enam kota besar Indonesia, seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Makassar, dan Pekanbaru.

Didimax menawarkan jasa perdagangan berjangka dengan instrumen variatif, seperti:

1. Valas (Forex)

Secara umum, forex (foreign exchange) merupakan transaksi menukarkan mata uang suatu negara dengan negara lain.

Trading forex adalah aktivitas jual beli mata uang asing dengan tujuan untuk mencari keuntungan dari selisih angka penjualan yang dilakukan. Terdapat lebih dari 19 pasang mata uang yang diperdagangkan di Didimax.

2. Emas (Gold)

Sebagai investasi safe haven, logam mulia seperti emas dan perak tentu saja menjadi salah satu aset favorit para trader Didimax.

Trading emas online sendiri merupakan proses jual beli emas secara online di pasar forex tanpa ada perpindahan fisik. Trading emas sendiri dinilai memiliki volatilitas tinggi di pasarnya.

3. Minyak Mentah (Oil)

Minyak mentah atau crude oil merupakan bahan baku yang disuling untuk menghasilkan bensin, diesel, bahan bakar jet, dan petrokimia lainnya.

Dalam trading crude oil di Didimax, yang diperdagangkan bukan minyaknya melainkan kontrak berjangka pengiriman ke negara impor dengan kode perdagangan CL.

4. Indeks Saham (Stock Index)

Didimax menawarkan kontrak berjangka pada indeks utama Asia, seperti Nikkei (Jepang), Hang Seng (Hongkong), serta Amerika Serikat seperti Dow Jones (Industrial), Nasdaq (Teknologi), dan S&P (Finance). (RO/OL-09)

BERITA TERKAIT