11 May 2022, 14:06 WIB

Maknala Group Andalkan Teknologi dari Nimbly Untuk Ekspansi Usaha


Siswantini Suryandari | Teknologi

PT Cahaya Pangan Indonesia atau Maknala Group adalah perusahaan makanan dan minuman (food & beverage) yang didirikan pada tahun 2018 dikenal sebagai penyedia masakan Sichuan China otentik dan berkualitas tinggi di Indonesia.

Gerai miliknya yang populer adalah Shu Guo Yin Xiang di Jakarta, Bandung dan Surabaya, Shu Cuisine & Bar, You Ma You la, YMYL NoodleBar, Gourmet Mood, Tian Tian Seafood, dan Yuwan Noodle. Dan akan lebih banyak merek dan toko yang akan datang.

Sejalan dengan rencana ekspansi yang agresif dari grup ini, perusahaan ingin mempertahankan sekaligus meningkatkan standar produk dan layanan yang tinggi. Untuk mencapainya, grup mencari penyedia solusi yang mumpuni untuk mendigitalkan dan mengotomatisasi operasi mereka.


"Kami ingin memastikan konsistensi kepada semua pelanggan kami, dan memberikan standar layanan, kualitas makanan, dan kesegaran tertinggi dengan harga terbaik,"  kata Irjen Jayadi, CEO dan pendiri Maknala Group, dalam keterangan tertulis, Rabu (11/5).

Setelah mempelajari sejumlah solusi, Maknala memilih Nimbly Technologies, Solusi Mobile untuk memberdayakan para pekerja di garis depan.

"Nimbly memiliki rekam jejak yang mengesankan dalam industri makanan dan minuman di Indonesia dan sekitarnya, dengan ratusan pelanggan di bidang ini," lanjut Irjen.

"Solusinya sederhana dan hanya membutuhkan waktu beberapa minggu untuk diterapkan."

Dalam beberapa minggu, operasi Maknala pun didigitalkan. Solusi Nimbly mulai digunakan April tahun lalu dengan 125 pengguna pada 8 situs aktif di 15 departemen. Setelah go-live, Maknala menyadari sejumlah manfaat transformasi ini:

Menurut Irjen Jayadi, Nimbly membuat proses organisasi menjadi transparan. "Kami dapat mengevaluasi proses kami secara real time dan bisa terus mengungkapkan area-area yang perlu ditingkatkan di bar, tukang daging, dan dapur kami, hingga penyimpanan dan inventaris kami," terangnya.

"Penyelesaian masalah bisa disederhanakan dan sekarang kami mencapai 99% nilai positif dan persetujuan di seluruh peralatan, fasilitas, dan kebersihan,” lanjut Irjen.
    
Hal yang paling membahagiakan Irjen adalah meningkatnya keterampilan tim. "Nimbly meningkatkan keterampilan staf kami sehingga menjadi cerdas secara digital. Pekerjaan staf dicatat secara real time dan dikomputasikan ke dalam dasbor Nimbly. Tim diberdayakan dan lebih termotivasi. Cabang dan departemen kami mendapat manfaat dari peningkatan kinerja staf, sementara sinergi lintas departemen dapat dioptimalkan."

baca juga: NUS Computing Gandeng TZ Apac Kembangkan Generasi Inovator Teknologi

Irjen menyimpulkan proses tersebut adalah jalan menuju efisiensi operasional dan keunggulan operasional. "Ini adalah dasar bagi Maknala Group untuk memberikan nilai dan pengalaman terbaik kepada pelanggan kami."

Daniel Hazman, pendiri & CEO Nimbly Technologies menambahkan senang dapat bermitra dengan Maknala Group dan mendukung rencana pertumbuhan agresif mereka. Bergerak menuju digitalisasi akan mengurangi biaya, meningkatkan produktivitas, dan memunculkan wawasan baru secara real-time. "Maknala telah menetapkan tolok ukur di pasarnya dan kami menantikan kemitraan jangka panjang,' kata Daniel.

Tentang Nimbly

Nimbly Technologies adalah perusahaan perangkat lunak (software) sebagai layanan yang membantu organisasi di berbagai industri, memberdayakan karyawan garis depannya untuk melakukan pekerjaan dengan benar dan konsisten melalui aplikasi seluler yang mudah digunakan. Serta dasbor yang kuat.

Nimbly mendigitalkan proses manual/ SOP, menciptakan rutinitas digital, dan mengotomatiskan pelaporan, gagasan, dan pelacakan masalah. Nimbly telah bermitra dengan sekitar 200 klien di 8 negara termasuk KFC, Janji Jiwa, 7-Eleven, Under Armour, Wilmar, Cargill, Toto dan banyak lagi. (N-1)

BERITA TERKAIT